Cegah Aksi Anarko, Polsek Cileunyi Beri Penyuluhan ke Pelajar SMK Mekar Galih Cileunyi

Cileunyi – Upaya pencegahan terhadap potensi gerakan anarko di kalangan pelajar terus dilakukan jajaran Polsek Cileunyi. PS. Kanit Binmas Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Iptu Ricky Krisna Susanto, S.Pd., bersama Bhabinkamtibmas Desa Cimekar Aiptu Haris Mugia Kusumah, menyambangi SMK Mekar Galih di Kp. Tagog, RW 15, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi. Rabu (10/12/2025)

Kedatangan polisi kali ini bukan untuk melakukan penindakan, melainkan memberikan imbauan kamtibmas serta pembinaan langsung kepada puluhan pelajar kelas X dan XI terkait maraknya ajakan untuk ikut aksi anarko maupun unjuk rasa tanpa izin yang berpotensi muncul menjelang tanggal 9–11 Desember 2025.

Dalam sesi penyuluhan tersebut, para pelajar diajak memahami risiko yang bisa timbul apabila ikut-ikutan gerakan anarko, termasuk potensi terjerat masalah hukum, mencederai masa depan, hingga merusak nama baik sekolah maupun keluarga.

Bacaan Lainnya

Iptu Ricky menegaskan bahwa aksi anarko biasanya memanfaatkan euforia pelajar yang mudah diprovokasi melalui media sosial, ajakan kelompok, atau penyebaran selebaran propaganda.

“Kami ingin adik-adik pelajar tidak mudah terpengaruh ajakan yang belum tentu benar. Keterlibatan dalam aksi anarko atau unjuk rasa ilegal justru bisa merugikan diri sendiri dan masa depan kalian,” ujar Iptu Ricky di hadapan para siswa.

Selain menjelaskan bahaya anarko, petugas juga memaparkan bahwa aksi unjuk rasa tanpa izin kerap berujung pada tindakan merusak fasilitas umum, tawuran, hingga pengerahan massa yang dapat membahayakan keselamatan diri. Pelajar diminta untuk memahami batasan hukum serta pentingnya berperilaku bijak di ruang publik.

“Sekolah adalah tempat belajar, bukan tempat memulai masalah. Kami minta para siswa menjaga nama baik sekolah dan tidak terlibat hal-hal yang merusak reputasi,” tambah Aiptu Haris.

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menyinggung bahaya kenakalan remaja, mulai dari balap liar, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Petugas mengajak para siswa untuk lebih fokus pada kegiatan positif seperti olahraga, kreativitas seni, keorganisasian OSIS, hingga kegiatan keagamaan agar terhindar dari pengaruh negatif.

“Hidup sehat dan masa depan cerah itu dimulai dari pilihan yang kalian buat hari ini. Jauhi narkoba, jauhi pergaulan buruk, dan bertemanlah dengan orang-orang yang memberi pengaruh baik,” pesan Iptu Ricky.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana santai dan interaktif. Beberapa siswa bahkan mengajukan pertanyaan mengenai batasan aksi yang diperbolehkan serta bagaimana cara melapor jika menemukan ajakan mencurigakan.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan pembinaan ini, mengingat pelajar saat ini sangat rentan mendapatkan informasi yang salah dari media sosial.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menyampaikan bahwa langkah preventif tersebut menjadi prioritas dalam menjaga kondusivitas jelang momentum tanggal 9–11 Desember.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan lingkungan pendidikan dan memastikan para pelajar tidak dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. Pencegahan lebih utama daripada penindakan,” pungkas Kapolsek Cileunyi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *