Bandung – Penanganan bencana longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung terus menjadi perhatian serius Polresta Bandung. Pada Kamis (11/12/2025), Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR meninjau langsung proses penanggulangan bencana yang telah memasuki hari ketujuh. Kegiatan dilaksanakan sekitar pukul 11.30 WIB bertempat di halaman Posko Kp. Cinati, Desa Wargaluyu.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Bandung memastikan seluruh proses pencarian korban serta kesiapan petugas gabungan berjalan optimal. “Fokus utama kami hari ini adalah percepatan pencarian korban yang masih tertimbun serta memastikan seluruh personel bekerja dengan aman dan terkoordinasi,” ujar Kombes Pol Aldi.
Peninjauan dilakukan bersama Wakapolresta Bandung, Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Sabhara, Kapolsek Pameungpeuk serta unsur TNI dan stakeholder terkait. Hadir pula Danramil Arjasari 0624/25 Lettu Inf Suranto, Perwira SAR Brimob Ipda Didik S, Komandan Yon Zipur Lettu Inf M. Agus, Basarnas dan BPBD Kabupaten Bandung.
Sebanyak 285 personel gabungan dikerahkan dalam operasi hari ke-7 ini, terdiri dari:
• Dalmas Polda Jabar: 40 personel
• K9: 5 personel
• SAR Brimob: 20 personel
• Gabungan Polsek Rayon 4: 16 personel
• Polsek Pameungpeuk: 15 personel
• Koramil Arjasari 0624/25 dan gabungan: 30 personel
• Yon Zipur: 15 personel
• BPBD: 25 personel
• Basarnas: 15 personel
• PMI: 20 personel
• Dishub: 5 personel
• Satpol PP Arjasari: 15 personel
• Relawan: 50 personel
Kapolresta Bandung menjelaskan bahwa tim saat ini berkonsentrasi pada dua sektor utama pencarian, yakni WS 1 dan WS 2, dengan dukungan tenda terpusat dan jaringan komunikasi di dekat area longsor. Upaya ini dilakukan agar proses evakuasi dapat berjalan lebih cepat dan terpantau secara menyeluruh.
“Kami memastikan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan secara maksimal. Sinergi antarinstansi sangat membantu mempercepat proses penanganan di lapangan. pungkasnya.


