Cangkuang, Bandung – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah mingguan, Kapolsek Cangkuang Polresta Bandung, Ipda Didi Dwi Purnomo, S.AP., C.P.H.R., memimpin langsung pengamanan di Rumah Ibadah GPDI Parken, Desa Nagrak, pada Minggu (28/12/2025).
Kegiatan pengamanan ini berlokasi di Komplek Parken Blok A-27, RT 03 RW 13, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Giat tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya 2025/26 guna memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif selama periode Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026.
Serukan Tenggang Rasa dan Larangan Kembang Pesta Api
Dalam sambutannya di hadapan para jemaat, Ipda Didi Dwi Purnomo menyampaikan pesan humanis terkait perayaan malam pergantian tahun.
Ia mengimbau agar seluruh umat Kristiani dapat merayakan tahun baru dengan sederhana dan tanpa pesta kembang api.
> “Kami mengajak Bapak dan Ibu sekalian untuk tidak melakukan aktivitas pesta kembang api saat malam pergantian tahun nanti. Hal ini sebagai bentuk tenggang rasa dan solidaritas kita, mengingat saudara-saudara kita di wilayah Sumatera saat ini sedang berduka akibat musibah bencana alam,” ujar Ipda Didi.
Komitmen Polri Menjamin Kebebasan Beribadah
Kehadiran personel kepolisian di rumah ibadah ini merupakan instruksi langsung dari Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R.
Ia menegaskan bahwa Polri memiliki kewajiban penuh untuk menghadirkan rasa aman bagi setiap warga negara dalam menjalankan ibadahnya.
“Polri wajib menjamin rasa aman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah. Kehadiran petugas di lapangan adalah untuk memastikan bahwa toleransi dan kedamaian tetap terjaga di wilayah Kabupaten Bandung,” tegas Kombes Pol. Aldi Subartono.
Situasi Aman Terkendali
Ibadah mingguan di GPDI Parken berlangsung dengan khidmat dan tertib.
Pihak pengelola rumah ibadah serta jemaat menyambut baik imbauan yang disampaikan dan mengapresiasi kehadiran pihak Kepolisian yang senantiasa menjaga keamanan di lingkungan mereka. pungkasnya.


