Panen Raya Jagung Kuartal IV Polsek Majalaya Polresta Bandung

Majalaya – Upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui berbagai kolaborasi lintas sektor. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2026 yang digelar di Kampung Bojong Koneng RT 04/06, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya, Kamis (08/01/2026).

Kegiatan panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ir. Hj. Ina Dewi Kania, MP, serta perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pangan dan Pertanian, unsur Forkopimcam Majalaya, Apdesi Kecamatan Majalaya, dan kelompok tani setempat.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa panen raya jagung serentak ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita melaksanakan panen raya jagung pipil kuartal keempat di Kampung Bojong Koneng, Desa Wangisagara, Kecamatan Majalaya. Luas lahan yang dipanen mencapai lebih dari 13 hektare dengan target hasil sekitar 91 ton.

Mudah-mudahan hasilnya bisa lebih dari target,” ujar Aldi kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan panen raya ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil pertanian semata, namun juga menjadi langkah strategis dalam mendukung stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Bandung.

“Ini tentu dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ina Dewi Kania, MP, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kapolresta Bandung beserta jajaran yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolresta dan jajaran yang telah membantu pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Bandung, salah satunya melalui pengembangan komoditas jagung,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *