AI Harus Jadi Penunjang bukan Utama

AI Harus Jadi Penunjang bukan Utama

KOTA BANDUNG, mata-peristiwa.id –  Kecerdasan Buatan atau AI harus jadi penunjang, bukan yang utama dalam perkembangan media sosial. Hal itu diungkapkan, Chief Investment Officer Navvaros Muhammad Noviar Rahman dalam sesi presentasi IKP Talks edisi 8 April 2026 di Gedung Sate, yang mengusung tema ‘Dari Ide ke Income: Bangun Intellectual Property di Platform Over The Top’ yang digelar oleh Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jabar.

“AI itu jangan jadi peran utama, tetapi cukup membantu saja. Kalau segalanya memakai AI, tidak akan ada ruhnya,” katanya.

Noviar juga menegaskan, kekuatan ide dan kreativitas adalah modal utama dalam bisnis tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ide, gagasan dan kolaborasi dengan konten kreator lain adalah kunci dari keberhasilan bisnis ini,” jelasnya.

Menurut Noviar, jangan pernah takut atau segan berkolaborasi dengan siapapun, selama ada manfaatnya. Dan kepercayaan adalah modal yang harus dijaga.

“Kepercayaan harus dibangun dan dijaga dengan rekan kerja. Disiplin waktu dan sebagainya akan menentukan langkah selanjutnya,” terang Noviar

Noviar kemudian menerangkan keberhasilannya bekerjasama dengan pihak luar, buah dari kepercayaan tersebut.

“Kami akhirnya bisa kolaborasi dengn IP besar yang sudah mapan di dunia, akibatnya mampu membangun dan mempertahankan kepercayaan,” terangnya

Kemudian, Noviar menutup presentasinya dengan ungkapan sederhana: “Dari sesuatu yang sederhana, kita bisa menciptakan peluang besar” tutupnya.

IKP Talks seri ke-2 2026 dibuka dan ditutup Kepala Bidang IKP Diskominfo Jabar Nidar Nadrotan Naim, S.S.T., M.T, dan diikuti lebih dari 500 orang Prahum seluruh Jabar baik luring maupun daring.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *