Diduga Sebarkan Pembohongan Publik, Dalih Sekdis Dinkes Garut Soal Capacity Building Diskakmat Kapus Cibatu

GARUT, MATA-PERISTIWA.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut memberikan penjelasan resmi terkait kegiatan peningkatan kapasitas (capacity building) serta keikutsertaan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) asal Puskesmas Malangbong dalam agenda Asosiasi Puskesmas Indonesia (Apkesmi). Dinkes memastikan kegiatan tersebut tidak mengganggu pelayanan publik karena sistem piket telah diatur matang.

Namun, pernyataan berbeda datang dari pihak Puskesmas Cibatu. Kepala Puskesmas (Kapus) Cibatu, Ajat Sudrajat, dengan tegas membantah isu yang menyebutkan jajaran stafnya ikut serta dalam rombongan kegiatan ke Yogyakarta bersama Puskesmas Malangbong.

Penjelasan Dinkes Garut: Jaga Kesehatan Mental Nakes Tanpa Abaikan Layanan

Pihak Dinkes Garut menyampaikan bahwa pembinaan dan penguatan kapasitas bagi pegawai Puskesmas Malangbong sangat penting untuk menjaga kualitas kinerja serta kesehatan mental nakes.

“Kami sangat memahami kondisi kesehatan jiwa para nakes. Ketika mereka dipacu untuk melakukan kinerja terbaik dan mencapai target, mereka juga perlu menyegarkan kembali mental melalui capacity building sekaligus mempererat keompakan tim,” ujar perwakilan Dinkes Garut.

Dinkes menegaskan, operasional pelayanan di Puskesmas Malangbong tetap berjalan normal 24 jam dengan sistem piket bergilir. Seluruh pembiayaan kegiatan mandiri tersebut juga murni bersumber dari swadaya pegawai melalui tabungan bersama, bukan menggunakan dana APBD. Di samping itu, Dinkes terus mengimbau seluruh puskesmas agar siaga menghadapi musim pancaroba dan darurat penanganan sampah.

Kapus Cibatu Ajat Sudrajat Bantah Tegas Stafnya Ikut Rombongan ke Jogja

Di sisi lain, Kapus Cibatu Ajat Sudrajat langsung meluruskan isu miring yang sempat beredar di tengah masyarakat. Ia memastikan tidak ada satu pun nakes atau staf administrasi dari Puskesmas Cibatu yang berangkat menuju Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

“Saya selaku Kapus Cibatu menegaskan dan membantah isu tersebut. Informasi yang menyebutkan PKM Cibatu ikut ke Jogja bersama PKM Malangbong itu sama sekali tidak benar,” tegas Ajat Sudrajat saat memberikan konfirmasi resmi kepada MATA-PERISTIWA.ID, Senin (19/10/2026).

Ajat memastikan seluruh jajaran nakes dan pegawai Puskesmas Cibatu tetap berada di tempat dan menjalankan tugas pelayanan medis secara normal dan kondusif. Ia mengimbau masyarakat agar bijak, tidak mudah terprovokasi oleh rumor hoaks, serta mempersilakan warga untuk mengecek langsung pelayanan di Puskesmas Cibatu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *