Cileunyi – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPA) terus digencarkan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung. Salah satunya dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dengan metode Door To Door System (DDS).
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cileunyi Kulon, Aiptu Juju Jumara, yang menyambangi rumah warga di Kampung Demah Luhur, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Rabu (11/2/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Juju berdialog langsung dengan warga, salah satunya Ibu Emah, guna memberikan edukasi serta imbauan terkait kewaspadaan terhadap potensi TPPA.
Kegiatan sambang ini dilakukan secara humanis dan penuh keakraban. Dengan duduk santai di teras rumah warga, Aiptu Juju menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas prosedurnya.
Dalam perbincangan tersebut, Aiptu Juju mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan dengan gaji besar tanpa kejelasan perusahaan maupun legalitas penyalurnya.
“Jika ada tawaran kerja, apalagi ke luar daerah atau luar negeri, pastikan legalitasnya jelas. Jangan mudah percaya pada calo atau perantara yang tidak resmi. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan,” ujar Aiptu Juju kepada warga.
Ia juga mengingatkan bahwa TPPA sering menyasar kelompok rentan, seperti perempuan dan anak-anak, dengan modus penipuan pekerjaan, pernikahan, hingga eksploitasi tenaga kerja.
Selain memberikan imbauan, kegiatan DDS ini juga dimanfaatkan untuk menyerap informasi dari masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Menurut Aiptu Juju, pendekatan langsung dari rumah ke rumah menjadi salah satu cara efektif untuk membangun kedekatan dan kepercayaan antara polisi dan masyarakat.
“Dengan turun langsung, kami bisa mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan edukasi secara personal. Harapannya masyarakat semakin sadar dan tidak menjadi korban kejahatan,” katanya.
Warga pun menyambut baik kunjungan tersebut. Ibu Emah mengaku senang dan merasa diperhatikan dengan kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungannya.
“Kami jadi lebih paham dan waspada. Terima kasih sudah datang dan memberi penjelasan langsung,” ujarnya.
Secara terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menegaskan bahwa jajarannya terus berkomitmen melakukan pencegahan TPPA melalui edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
“Kami menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan sosialisasi terkait TPPA. Pencegahan harus dimulai dari tingkat desa agar masyarakat memiliki pemahaman yang kuat dan tidak mudah menjadi korban,” ujar AKP Anggy.
Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan, termasuk perdagangan orang.
“Apabila ada indikasi atau informasi terkait dugaan TPPA, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar bisa segera ditindaklanjuti. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dengan pendekatan yang humanis dan komunikasi yang terus dibangun, Polsek Cileunyi berharap lingkungan masyarakat tetap aman, kondusif, dan terbebas dari berbagai ancaman tindak kejahatan.
“Melalui kegiatan sambang seperti ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi. Kebersamaan antara polisi dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas,” pungkas Kapolsek Cileunyi.


