Jambi – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi melakukan langkah inovatif dalam memerangi peredaran gelap narkotika dengan merangkul para pegiat media sosial. Melalui kegiatan silaturahmi yang hangat, BNNP Jambi mengajak para influencer dan konten kreator lokal untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat, Rabu (4/2/2026).
Kepala BNNP Jambi, Brigjenpol Asep Saepudin, S.I.K, menjelaskan secara mendalam mengenai P4GN, bahaya narkotika jenis baru (NPS), hingga data prevalensi penyalahguna di Jambi. Ia menekankan bahwa peran konten kreator sangat krusial untuk menggugah kesadaran masyarakat, terutama dalam mendorong para penyalahguna agar mau menjalani rehabilitasi.
Para influencer yang hadir, seperti @nandagabut_, @pujirtnsr, @gatri.temanmakan, dan @khuldiojol_, antusias mengikuti diskusi dan mengusulkan kolaborasi langsung ke sekolah-sekolah. Mereka juga mengapresiasi langkah BNNP Jambi yang mengajak mereka menjadi bagian dari Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak).
Kegiatan diakhiri dengan simulasi penangkapan penyalahguna narkotika yang dramatis, memperlihatkan proses penggeledahan menggunakan unit K9, penemuan barang bukti, hingga proses asesmen untuk rehabilitasi. Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang bahaya narkotika dan pentingnya rehabilitasi.
Dengan sinergi ini, diharapkan pesan #WarOnDrugs dapat tersampaikan secara lebih luas dan kekinian melalui konten-konten kreatif yang edukatif bagi warga Jambi. BNNP Jambi berharap kolaborasi dengan influencer lokal dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memerangi peredaran narkotika.
***


