Gotong Royong Warga Desa Bojong Banjarwangi Bongkar Rumah Lansia

Garut, mata–peristiwa.id – Masyarakat Kampung Tanjungsari RT 02 RW 01, bersama Kepala Desa Bojong Cecep jalal , S.Ag, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa,serta RT/RW warga setempat, bahu-membahu melakukan Pembongkaran rumah lapuk secara swadaya untuk menolong Bapak Etik seorang lansia yang tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni. rabu 07/04/2026.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen warga dan pemerintah desa Bojong dalam menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Etik, yang telah lama hidup di rumah lapuk dan bertahan di rumah yang tidak layak huni. Kondisi tersebut memantik keprihatinan tetangga dan pemerintah desa Bojong, Etik menginginkan rumah yang layak baginya untuk bernaung.

Bacaan Lainnya

Kita Sebagai warga yang sejahtera secara sosial, kita harus hadir untuknya,” tegas Kepala Desa Bojong ,Cecep jalal S.Ag, saat memantau proses pembongkaran bersama waga.

Dalam kesempatan itu, Cecep jalal menekankan pentingnya menjaga tradisi gotong royong sebagai wujud kepedulian sosial. “Ini bukan sekadar membongkar dan membangun fisik rumah, tapi juga membangun rasa kemanusiaan. Kepedulian sosial harus menjadi prioritas kita, terutama kepada para lansia tidak mampu ,” ujarnya. Pernyataan ini diamini oleh seluruh pihak yang terlibat, dari perangkat desa dan warga sekitar yang ikut serta dalam kegiatan pembongkaran rumah Etik ini.

Renovasi rumah Etik direncanakan secara matang setelah koordinasi lintas pihak. Kepala Desa Cecep jalal memimpin rapat bersama BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kadus, dan RT/RW untuk menggalang dana swadaya serta menyusun jadwal kerja dan masyarakat pun antusias menyumbang kebutuhan material serta tenaga. “Kami ingin memastikan nantinya Etik bisa tinggal di rumah yang layak huni ” tambah kades.

Pada hari pelaksanaan pembongkaran ini , puluhan warga terlihat aktif membongkar rumah lapuk milik Etik dan berupaya membersihkan material bangunan yang sudah lapuk, terlihat Bhabinkamtibmas dan Babinsa turun langsung mengangkat bahan bangunan, sementara Kades mengarahkan pembagian tugas. Suasana kekeluargaan terasa kental, dengan iringan canda tawa dan semangat kebersamaan.

Partisipasi warga menjadi kunci sukses kegiatan ini. Seorang kader desa dan ibu rumah tangga, mengungkapkan kebanggaannya: “Kami iuran sukarela dan bergiliran masak untuk makan bersama. Ini cara kecil kami membantu .” juga menyiapkan posko pengumpulan donasi yang direspons positif puluhan kepala keluarga.

Kepala Desa Bojong pun berjanji akan terus memantau kondisi pembongkaran sampai pembangunan kembali rumah Etik. “Kami akan pastikan bantuan berlanjut, mulai dari sembako hingga pendampingan kesehatan karena Etik seorang lansia katagori tidak mampu ,” tambahnya.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Cecep jalal menutup dengan pesan tegas: “ Kepedulian sosial harus tetap hidup. Mari jadikan desa kita contoh bahwa kemajuan bisa diraih dengan kolaborasi, bukan kompetisi.” Langkah nyata warga Bojong ini membuktikan bahwa kepedulian sosial mampu mengubah hidup sesama, sekaligus merajut harmoni di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *