KABUPATEN BANDUNG (28 Desember 2025) – Guna menciptakan situasi yang kondusif menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Polresta Bandung melalui Polsek Bojongsoang menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran peredaran minuman keras (miras). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Lodaya 2025 untuk mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Operasi yang berlangsung pada Sabtu malam (27/12) ini dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Iptu Kurnia F selaku Perwira Pengawas (Pawas), melibatkan gabungan piket fungsi Polsek Bojongsoang. Petugas menyisir sejumlah titik yang ditengarai menjadi lokasi penjualan miras di sepanjang Jalan Raya Bojongsoang. Hasil Penertiban
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan botol minuman keras dari salah satu kios milik warga berinisial S di Desa Bojongsoang. Barang bukti yang disita meliputi: 6 botol Intisari,24 botol Prost
Sementara itu, beberapa titik target lainnya terpantau tutup saat petugas melakukan pemeriksaan. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Bojongsoang untuk proses lebih lanjut.
Komitmen Menekan Kriminalitas C3
Kapolresta Bandung melalui Kapolsek Bojongsoang, Kompol Tugiman, S.Sos., M.A.P, menegaskan bahwa razia ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan dan C3 (Curat, Curas, Curanmor).
“Minuman keras seringkali menjadi pemicu terjadinya tindak kejahatan dan keributan di jalanan. Melalui Ops Pekat dalam bingkai Ops Lilin Lodaya ini, kami ingin memastikan masyarakat Bojongsoang merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, terutama menjelang pergantian tahun,” ujar Kompol Tugiman dalam keterangannya, Minggu (28/12).
Selain melakukan penyitaan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi miras serta bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan. Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Bojongsoang dilaporkan dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali.
Polresta Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli kewilayahan demi mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan).


