Cileunyi – Upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terus digencarkan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, melalui pendekatan humanis yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan cara sederhana namun efektif, yakni duduk dan ngobrol santai bersama warga binaan.
Bhabinkamtibmas Desa Cinunuk, Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, melaksanakan sambang dialogis dengan warga binaannya di Kampung Cijambe RT P6/07, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, tanpa jarak antara polisi dan masyarakat. Jum’at (23/1/2026)
Dalam obrolan santai tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan kamtibmas, khususnya terkait bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang saat ini masih menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat. Warga diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji besar namun tanpa kejelasan prosedur dan legalitas.
Selain itu, warga juga diajak untuk selalu melakukan pengecekan informasi secara cermat, terutama yang berkaitan dengan perekrutan tenaga kerja ke luar daerah maupun luar negeri. Bhabinkamtibmas menekankan agar masyarakat tidak mudah tergiur oleh ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami mengajak warga untuk selalu waspada dan saling mengingatkan. Jika menemukan indikasi TPPO atau tawaran kerja yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat desa setempat,” ujar Bhabinkamtibmas di sela-sela dialog.
Melalui kegiatan sambang ini, Bhabinkamtibmas juga menyerap berbagai aspirasi dan informasi dari warga terkait situasi keamanan lingkungan. Warga pun diberi ruang untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi di wilayahnya.
Kehadiran polisi yang menyatu dengan masyarakat mendapat respons positif dari warga Kampung Cijambe. Mereka mengaku merasa lebih aman dan nyaman, serta terbantu dengan informasi yang disampaikan secara langsung dan mudah dipahami.
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan sambang dialogis merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat pencegahan kejahatan sejak dini.
Kapolsek Cileunyi menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan komunikasi aktif dengan warga menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai TPPO dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan kedekatan emosional, kami berharap warga semakin sadar dan berani melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas,” pungkas Kapolsek Cileunyi.


