Pasca Instruksi Wali Kota, Perapian Galian IPT Dikebut di 13 Ruas Jalan

Bandung – Perapian bekas galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di sejumlah ruas jalan Kota Bandung terus dipercepat menyusul hasil inspeksi lapangan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Tim proyek langsung bergerak melakukan perbaikan di berbagai titik agar kondisi jalan kembali rapi dan aman dilalui masyarakat.

Ketua tim proyek dari PT Bandung Infra Investama (BII), Boby Surya Alam mengatakan, percepatan perapian dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan setelah inspeksi yang dilakukan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Sesusai dengan arahan Pak Wali atas hasil inspeksi kemarin, kita berusaha memperbaiki hal-hal yang masih kurang enak dilihat. Seperti contoh saat inspeksi di titik awal kita berhenti sudah kami rapikan,” ujarnya saat ditemui di lokasi pekerjaan, Jumat 6 Maret 2026.

 

Ia mencontohkan salah satu titik yang sebelumnya masih terdapat pipa HDPE keluar kini telah dirapikan dan langsung ditutup dengan aspal. Penutupan dilakukan dengan cepat agar bekas galian tidak lagi mengganggu pengguna jalan.

“Titik awal kita yang kemarin ada pipa HDPE keluar, sekarang sudah rapi langsung kita tutup dan aspal. jadi tidak mengganggu bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, perbaikan difokuskan di 13 ruas jalan yang menjadi bagian dari proyek pembangunan IPT tahap 3 ini. Di ruas-ruas tersebut, tim proyek melakukan penutupan galian, perapian permukaan jalan, serta pembersihan area di sekitar pekerjaan.

“kita melakukan perbaikan di 13 ruas jalan yang telah kita bangun. Jadi terdapat beberapa spot yang masih kita rapi-rapiin agar tetap enak dan layak saat dilihat,” katanya.

Boby menyebut pekerjaan ini dilakukan secara intensif setelah adanya instruksi dari Wali Kota Bandung. Tim proyek mulai bergerak sekitar pukul 11.00 WIB dan bekerja bergantian hingga dini hari untuk menyisir sejumlah ruas jalan yang telah terbangun fasilitas IPT tersebut.

“Setelah ada instruksi dari Pak Wali untuk segera diselesaikan, sekitar jam 11 siang tim mulai bergerak. Beberapa tim bekerja secara parsial sampai dengan subuh. Kita sisir 13 ruas jalan untuk segera dibersihkan dan dirapikan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pengerjaan proyek IPT berlangsung.

“Saya mewakili PT BII mengucapkan mohon maaf kepada para pengguna jalan dan masyarakat Kota Bandung. Akibat pekerjaan IPT ini tentu ada yang terganggu, bahkan mungkin ada yang sampai mengalami kecelakaan,” tuturnya.

Ia memastikan, berbagai keluhan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan agar pelaksanaan pekerjaan ke depan dapat dilakukan lebih baik dan lebih tertata.

Terkait laporan kecelakaan atau kerusakan kendaraan yang diduga akibat pekerjaan proyek, Boby mengaku berupaya merespons setiap laporan yang masuk melalui hotline maupun informasi yang diterima langsung di lapangan.

“Biasanya kalau ada kejadian, masyarakat menghubungi hotline kami atau kita dapat informasi lalu langsung kita datangi,” jelasnya.

Untuk kasus kecelakaan yang membutuhkan penanganan medis, pihak perusahaan sejauh ini membantu pembiayaan pengobatan bagi korban.

“Sejauh ini untuk yang membutuhkan perawatan, biaya pengobatan kita bantu dari pihak perusahaan,” katanya.

Percepatan perapian ini diharapkan dapat segera menuntaskan sisa pekerjaan di lapangan sehingga kondisi jalan kembali aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas warga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sumber : Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *