POLDA JABAR, MATA-PERISTIWA.ID – Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Sumedang. Di tengah menjalankan tugas pengamanan wilayah, personel Pamapta I bergerak sigap membantu seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi hebat untuk segera mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Situ, Minggu (12/4/2026).
Kejadian bermula saat ibu hamil tersebut berada dalam situasi darurat dan membutuhkan transportasi segera ke fasilitas kesehatan, namun tidak memiliki kendaraan. Menanggapi laporan warga yang membutuhkan pertolongan mendesak, petugas kepolisian langsung mengambil tindakan diskresi dengan menggunakan kendaraan dinas untuk melakukan pengawalan.
Ipda Amsal, selaku Pamapta I Polres Sumedang yang memimpin aksi tersebut, menegaskan bahwa keselamatan warga—terutama ibu dan calon bayi—adalah prioritas yang tidak bisa ditunda.
“Saat menerima laporan, kami langsung bergerak cepat karena ini menyangkut dua nyawa. Sudah menjadi tugas dan kewajiban kami untuk hadir memberikan pertolongan nyata kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Kami berharap ibu tersebut segera mendapatkan penanganan terbaik dan proses persalinannya berjalan lancar,” ungkapnya
Petugas memastikan perjalanan menuju Puskesmas Situ berlangsung aman dan cepat guna meminimalisir risiko medis yang mungkin terjadi di perjalanan.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menyampaikan bahwa langkah yang diambil personel di lapangan merupakan implementasi dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat dalam kondisi apa pun. Respons cepat ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap keselamatan warga Sumedang,” ujar Kasi Humas
Saat ini, ibu hamil tersebut dilaporkan telah berada di bawah penanganan intensif tenaga medis di Puskesmas Situ.
Aksi sigap ini menuai simpati dari masyarakat sekitar yang mengapresiasi kehadiran polisi yang peduli terhadap keselamatan warga hingga ke hal-hal yang bersifat personal dan darurat.


