Bandung – Peristiwa runtuhnya kanopi bangunan kios terjadi di Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa itu terjadi di area Pasar Sehat Soreang yang berlokasi di Jalan Raya Soreang–Ciwidey, Kampung Pajagalan, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Saat kejadian, para korban diketahui sedang memarkirkan kendaraan dan hendak berbelanja di kawasan pasar tersebut.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. melalui Kapolsek Soreang Kompol Oeng Hoeruman, S.H., M.H. mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika atap kanopi bangunan kios pasar roboh dan menimpa para korban yang berada di lokasi.
“Para korban saat itu hendak berbelanja dan memarkirkan kendaraannya di area pasar. Namun secara tiba-tiba kanopi bangunan kios roboh dan menimpa para korban sehingga mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian,” kata Kompol Oeng Hoeruman.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ade Supriyatna (66), warga Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas kepolisian dari Polsek Soreang bersama tim Inafis Polresta Bandung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Selain itu, petugas juga melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan unsur terkait seperti petugas pemadam kebakaran dan aparat setempat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Dari hasil olah TKP sementara, diduga kanopi bangunan kios tersebut roboh karena konstruksi bangunan tidak mampu menahan beban. Akibat kejadian tersebut sejumlah kios dan beberapa kendaraan yang berada di lokasi turut mengalami kerusakan dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti runtuhnya bangunan tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab runtuhnya kanopi kios tersebut serta melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan,” ujarnya.


