GRESIK , mataperistiwa.id – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Sabtu malam (2/5/2026).
Ribuan keluarga memadati lokasi untuk melepas keberangkatan jamaah calon haji asal Gresik menuju Tanah Suci.
Acara pelepasan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution, serta Dandim 0817/Gresik Fadli Subur Karamaha, bersama tokoh agama dan pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji. Ia memastikan pemerintah daerah telah memberikan dukungan maksimal, termasuk penyediaan obat-obatan, vitamin, hingga fasilitas khusus bagi jamaah lanjut usia.
“Fokuslah pada ibadah, perbanyak sholawat dan istighfar. Kebutuhan kesehatan selama kurang lebih 40 hari sudah kami siapkan, termasuk kursi roda bagi jamaah lansia,” ujarnya.
Sementara itu,
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal. Sebanyak 95 personel Polri diterjunkan untuk menjaga kelancaran acara sekaligus mengawal rombongan hingga tiba di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Ia juga mengingatkan jamaah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, terutama dokumen penting dan barang berharga.
“Pastikan seluruh barang pribadi aman dan tidak tertinggal. Kewaspadaan menjadi kunci selama perjalanan,” tegasnya.
Kapolres turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan obat-obatan secara simbolis oleh Bupati Gresik, pembacaan doa oleh Ketua MUI Gresik Ainur Roffiq Toyyib, serta kumandang adzan yang menambah kekhidmatan suasana.
Iring-iringan bus yang membawa jamaah calon haji pun resmi diberangkatkan dengan lantunan Talbiyah, mengawali perjalanan spiritual menuju Baitullah.
Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, menjadi penanda awal perjalanan suci ribuan warga Gresik dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Et/Redaksi











