Mentok, Bangka Barat , mataperistiwa.id – curah hujan yang mengguyur terus menerus Wilayah Kabupaten Bangka Barat senjak dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah titik,
Kondisi terparah terpantau di Kampung Ciulong, dimana luapan air menenggelamkan jembatan penghubung utama pada Jumat (9/1/2006).
Saat mendengar khabar situasi di lokasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)dan Polres Bangka Barang merespon dan pantau langsung,
Segera menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk mamantau debit air dan membantu warga yang terdampak.
Pihak BPBD menginformasikan bahwa tenggelamnya jembatan dan sebagian rumah warga yang banjir di kampung Ciulong di sebabkan oleh tingginya volume air yang tidak tertampung lagi oleh aliran sungai setelah hujan lebat berguyur lama.
“Kami sudah menerjunkan personel ke kampung Ciulong untuk memantau situasi secara langsung saat ini jembatan memang tidak bisa dilalui karena ketinggian air yang cukup berisiko untuk warga dialihkan ke jalan alternatif karena diutamakan keselamatan warga mengingat ketinggian air cukup berisiko.
Sampai siang tadi anggota BPBD dan Polres Bangka Barat menerjunkan personel ke kampung Ciulong untuk memantau terus situasi secara langsung.
Situasi terkini Akses teputus jembatan penghubung utama tenggelam sepenuhnya, memutuskan akses transportasi bagi warga kampung Ciulong.
Ketinggian air luapan sungai mencapai pemukiman dengan ketinggian 1meter di titik terendah.
Pihak BPBD dan Polres menginbau agar warga tetap tenang namun waspada terutama bagi mereka yang memiliki anak kecil atau lansia.
Masyarakat diminta untuk segera mengamankan barang -barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
Kami meminta warga untuk tidak memaksakan diri melintasi jembatan yang terendam karena arus air cukup deras jika kondisi air meningkat segera melapor ke petugas kami di lapangan agar proses evakuasi bisa segera dilakukan, ”
Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD dan Polres bersama relawan masi bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi hujan susulan yang di prediksi masih akan terjadi hingga malam hari.( R28/Yanti/Wes/ Et)


