Gresik, mataperistiwa id – Desa Pandanan mengelar Sedekah Bumi di pertigaan Dusun Pandanan , semua masyarakat tumplek blek menyaksikan arak – arakan peserta karnaval mengawal gunungan.Jumat sore 29/8/2025.
Pagelaran wayang kulit Jawa Timuran menghibur para penonton di malam hari dengan Lakon ” Anoman Duto ” bersama Dalang Ki Budi Prayitno dari Dusun Karang Asem Desa Karang Andong dan Campursari Giri Laras bersama Ifa Remfooong .
Sambutan Kepala Desa Pandanan Suryadi SE mengatakan ” Sedekah Bumi suatu wujud rasa syukur kita kepada yang maha kuasa atas limpahan RahmadNya, ini perlu dilestarikan sebagai inkarnasi budaya , hasil panen yang melimpah ruah . Berkat itu semua jangan lupa kita tetap bersyukur dan mendoakan orang tua serta keluarga kita.
Sedekah bumi juga memiliki makna spiritual dengan nilai – nilai kearifan lokal dapat terus diwariskan ke generasi muda karena itu identitas budaya bangsa juga simbol keseimbangan antara manusia dan alam sekitar.
Perlu saya ingatkan kembali untuk pembayaran PBB , Monggo jangan sampai terlambat karena Pemkab Gresik memberikan diskon 80% untuk pajak dari 17 Agustus sampai 17 September besuk.” ujarnya.Pukul 16.35 wib.
Dihadiri oleh Suryadi SE Kepala Desa Pandanan Supradi SE , Tarmudji SH.M Hum , Dimas mewakili dari Kecamatan Duduksampeyan , Kapt.Inf Handoko Danramil Duduksampeyan , beserta anggota , AKP. Hendrawan beserta anggota dan tamu undangan.
Sementara Nur Khalim Ketua RT 2 RW 1 mengatakan ” Kami mempunyai ide membuat gunungan dari uang ,kenapa demikian karena uang tidak bisa dibawa mati dan apabila yang mendapatkan pasti langsung di buat beli sesuatu berarti bermanfaat .” cetusnya.
RT 1 – 4 membawakan gunungan berupa buah dan sayuran dari hasil bumi mereka
serta para anggota berbusana tradisi Jawa bahkan ada yang kostum unik khusus untuk karnaval.
RT 2 menampilkan inovasi Gunungan uang receh senilai 3 juta.
Para RT mulai dari RT 1 bapak Malik , RT 2 Bapak nur Khalim , RT 3 bapak Suhartono , RT 4 bapak Sukarso mendampingi Kepala Desa beserta Forkopimcam ,Tokoh Masyarakat untuk doa bersama dipimpin H.Abdul Fatah.
Setelah itu moment yang tak terlupakan Suryadi Kepala Desa berfoto bersama warga.(Et)