Pererat Sinergitas dan Cegah Karhutla, Kapolres Kotim Bersama Wabup Sambangi Tokoh Masyarakat Parenggean

PARENGGEAN, MATA-PERISTIWA.ID – Dalam upaya memperkuat komitmen penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta menjaga kondusivitas wilayah, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) bersama Pemerintah Kabupaten Kotim terus menggencarkan pendekatan dialogis ke masyarakat.

Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W, S.H., S.I.K., M.M., memboyong jajaran pejabat utama (JPU) berkolaborasi dengan Wakil Bupati Kotim, Irawati, S.Pd., menggelar tatap muka dan silaturahmi bersama para tokoh masyarakat Kecamatan Parenggean, Sabtu (10/10/2026) malam pukul 19.00 WIB.

Turut hadir mendampingi dalam rombongan tersebut antara lain Kasat Lantas Polres Kotim AKP Hariyanto, S.H., Kapolsek Parenggean AKP Condro Purnomo Adi, Camat Parenggean Muh. Zais, serta Lurah Parenggean M. Yudi.

Minta Peran Tokoh Masyarakat Edukasi Larangan Bakar Lahan

Selain mempererat tali silaturahmi dan menyerap aspirasi warga, momentum pertemuan lintas sektor ini dimanfaatkan secara khusus untuk mengajak para tokoh agama, adat, dan masyarakat agar berperan aktif mengedukasi warga sekitar.

Jajaran kepolisian dan Pemkab Kotim mengimbau agar masyarakat tidak lagi menggunakan metode membakar saat membersihkan lahan pertanian maupun pekarangan kebun, mengingat dampak buruk asap karhutla yang mengancam kesehatan serta perekonomian daerah.

“Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ harus diwujudkan nyata dalam tugas sehari-hari. Polri hadir tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga mendengar, melayani, melindungi, serta merangkul para tokoh masyarakat demi menjaga Kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra.

Pemkab dan Polres Kotim Solid Jaga Keamanan Daerah

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim Irawati, S.Pd., mengapresiasi langkah cepat Polres Kotim yang konsisten turun ke lapangan menyapa warga di tingkat kecamatan. Pihaknya menegaskan komitmen Pemkab Kotim untuk terus bersinergi dengan jajaran kepolisian demi memastikan terciptanya iklim lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari bahaya kabut asap.

Pertemuan hangat tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif bersama tokoh masyarakat Parenggean guna merumuskan langkah taktis pencegahan titik api di wilayah perdesaan.

Bacaan Lainnya

(Ardianto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *