Dapur MBG Wanamekar 3 Garut Mendadak Tutup, Nasib Gizi Ratusan Siswa Terancam

GARUT, MATA-PERISTIWA.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wanamekar 3 yang dikelola Yayasan Bakti Putra Pakidulan resmi menghentikan sementara operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhitung mulai pertengahan September 2026.

Penghentian operasional pelayanan gizi bagi siswa tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan resmi bernomor khusus yang ditandatangani oleh Kepala SPPG Garut Wanaraja Wanamekar 3, Doni Junaedi, S.Farm., Apt.

Dapur pelayanan gizi yang beralamat di Jalan Raya Talaga Bodas, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat tersebut berhenti beroperasi sejak Senin (14/9/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Manajemen SPPG menyebutkan bahwa langkah penghentian sementara ini diambil akibat munculnya kendala administrasi operasional pada Dapur SPPG Garut Wanamekar 3.

“Kegiatan operasional SPPG Garut Wanaraja Wanamekar 3 berhenti sementara karena adanya kendala administrasi operasional,” tulis Doni Junaedi dalam surat resminya, dikutip Rabu (16/9/2026).

Potensi Dampak Bagi Siswa dan Respons Pengelola

Meski penghentian layanan telah diberlakukan, surat pemberitahuan tersebut belum merinci secara detail bentuk kendala administrasi yang dimaksud. Selain itu, daftar sekolah penerima manfaat beserta total siswa yang terdampak penghentian ini juga belum dipublikasikan.

Penghentian pasokan nutrisi tanpa kepastian waktu penyelesaian ini berpotensi mengganggu ketercukupan layanan gizi harian bagi para pelajar penerima program MBG di wilayah Kecamatan Wanaraja dan sekitarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan Bakti Putra Pakidulan maupun perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Garut belum memberikan tanggapan resmi mengenai skema penanganan darurat serta kepastian tanggal dibukanya kembali Dapur SPPG Wanamekar 3.

Bacaan Lainnya

(Irwi/Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *