Pemdes Cantigi Kulon Klarifikasi Isu Mobil Siaga di Sport Center, Tegaskan Untuk Kegiatan Pemanasan Rutin dan Kesiapsiagaan 

Indramayu, mata-peristiwa.id – Menanggapi pemberitaan salah satu media online yang menyebut mobil siaga Desa Cantigi Kulon Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu dipakai pamong untuk latihan menyetir di halaman Sport Center, Pemerintah Desa Cantigi Kulon memberikan klarifikasi dan sanggahan resmi.

Kuwu Cantigi Kulon, Chaerotunnisa, S.Pd.I , menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan kesalahpahaman di lapangan.

“Itu bukan latihan nyetir untuk kepentingan pribadi pamong. Setiap minggu, sesuai SOP perawatan aset desa, mobil siaga wajib dipanaskan mesinnya, cek rem, cek oli, dan dilakukan gladi kesiapsiagaan oleh driver resmi desa di area terbuka agar tidak mengganggu jalan desa. Kebetulan hari itu dilakukan di halaman Sport Center karena lapangannya luas dan aman,” jelas Chaerotunnisa saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2026).

Ia menjelaskan, mobil siaga adalah kendaraan operasional 24 jam untuk pelayanan warga sakit, ibu melahirkan, dan kedaruratan. Karena itu sopir siaga harus rutin dilatih handling kendaraan di ruang terbuka, bukan di jalan raya yang membahayakan warga.

“Kalau tidak pernah dipanaskan dan tidak pernah dilatih manuver, justru saat ada warga yang butuh darurat malah mobil mogok atau sopir grogi. Jadi ini bagian dari perawatan dan kesiapsiagaan, bukan penyalahgunaan,” tegasnya.

Pemdes juga melampirkan bukti logbook penggunaan mobil siaga:

  • Selama September 2026: mobil siaga telah melayani 8 kali antar jemput warga berobat ke RSUD Indramayu dan Puskesmas Cantigi.
  • BBM dan servis tercatat di APBDes dan bisa diaudit.
  • Driver resmi hanya 2 orang yang sudah ditunjuk melalui SK Kuwu, bukan semua pamong boleh pakai.

Terkait foto yang beredar di media lain yang memperlihatkan mobil siaga di halaman Sport Center, pihak desa membenarkan lokasinya. Namun konteknya adalah usai kegiatan cek rutin, sopir memarkir sementara sambil menunggu perangkat desa lain yang sedang rapat koordinasi di sekitar sport center.

“Kami menghormati kerja jurnalistik teman-teman media lain. Tapi kami minta pemberitaan berimbang. Jangan satu foto langsung divonis penyalahgunaan. Kami terbuka untuk konfirmasi kapan saja,” tambah Chaerotunnisa.

Bacaan Lainnya

Pemdes Cantigi Kulon berharap dengan sanggahan ini, masyarakat tidak termakan isu miring. Mobil siaga tetap siaga untuk warga dan bisa dihubungi melalui kantor desa 24 jam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *