jawabarat-Polda Jawa Barat menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
‎Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari mulai 26 hingga 29 Maret 2026 di seluruh wilayah hukum Polda Jabar.
‎Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan KRYD dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif setelah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.
‎”Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini dilaksanakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam pengamanan arus balik Idulfitri, objek wisata, dan pusat keramaian,” kata Rudi dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026)
‎Menurutnya, Jawa Barat merupakan wilayah strategis yang menjadi jalur utama arus balik pemudik dari Jawa Tengah menuju Jakarta dan Banten.
‎‎Data yang dihimpun hingga 25 Maret 2026 menunjukkan masih terdapat sekitar 22 persen sisa arus balik kendaraan atau sekitar 274.922 kendaraan yang berpotensi melintasi wilayah Jawa Barat.
‎Karena itu, Polda Jabar mengerahkan ratusan personel untuk mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta potensi gangguan keamanan.
‎”Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan dukungan penegakan hukum agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
‎Sementara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎dalam pelaksanaannya, KRYD difokuskan pada pengamanan jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta titik rawan kriminalitas dan kemacetan
‎Bandung, 28 Maret 2026
‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar


