Sampit, mata-peristiwa.id – Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H. didampingi Kabag Ops Kompol Yuan Irsyady, S.I.K. memimpin langsung kegiatan Ground Check dan pemadaman api di titik hotspot Karhutla Desa Camba 2, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim, pada hari Rabu siang (05/08/2026).
Pemadaman dilakukan secara masif melalui 2 jalur, yaitu jalur darat dan jalur udara waterbombing untuk mempercepat penanganan.
Untuk jalur darat, Kapolres Kotim didampingi PJU Polres Kotim, petugas BPBD, TNI, perusahaan PT NSP, PT GAP dan Masyarakat Peduli Api bergerak ke lokasi titik hotspot untuk melakukan pemadaman baik dengan peralatan mesin pompa maupun manual serta 3 unit alat berat ekskavator dikerahkan untuk membuat sekat bakar, sementara untuk jalur udara, dikerahkan 3 unit helikopter waterbombing. 2 unit heli dari BNPB dan 1 unit heli dari Perusahaan GAP Group Musimas. Bom air diarahkan langsung ke titik api yang berada di lahan gambut.
Selain melakukan pemadaman Kapolres Kotim didampingi Kasat Intelkam, Kapolsek Kota Besi dan pihak perusahaan melakukan pemantauan melalui udara. Hasilnya, api di lokasi dapat dipadamkan Saat ini tim masih melakukan pendinginan, bloking dan pemadatan oleh alat berat agar api tidak hidup kembali.
Adapun lahan yang terbakar diketahui berada di kawasan HGU PT GAP Globalindo Alam Perkasa Group Musimas. Lahan tersebut saat ini belum dikelola karena merupakan lahan gambut dan masuk dalam sitaan Satgas PKH.
Usai pemantauan, Kapolres Kotim menggelar evaluasi bersama Tim Penanganan Karhutla dan masyarakat, Kapolres juga mengimbau masyarakat Desa Camba untuk saling membantu dan menjaga jika melihat asap atau titik api segera lapor.
“Mari kita saling support dan saling menjaga saat pemadaman. Jangan sampai api meluas ke wilayah lain,” ujar AKBP Resky. (Ardianto)





