Indramayu, mata-peristiwa.id –
Ada cerita menarik dari Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Keberhasilan meraih Juara 1 Lomba Desa dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kabupaten Indramayu justru menjadi pemicu semangat baru bagi Kepala Desa Krasak, Khairul Isma Arif, untuk terus membangun dan mengembangkan desanya.
Semangat tersebut semakin menguat setelah Arif mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, Selasa (15/9/2026).
“Dalam pertemuan tersebut, Arif bersama para kepala desa peraih Juara 1 dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat mendapat kesempatan menerima apresiasi. Dalam kesempatan itu juga disampaikan adanya bantuan keuangan pembangunan desa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan nilai sekitar Rp1 miliar.
Bagi Arif, perhatian tersebut menjadi tambahan energi untuk mempercepat berbagai program pembangunan di Desa Krasak, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah.
Namun, pembangunan Desa Krasak menurut Arif tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah “Cyber Sampah”, yakni tim khusus yang nantinya bertugas menjaga kebersihan lingkungan desa setiap hari. Program tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih dan nyaman.
Selain lingkungan, Pemdes Krasak juga memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan, termasuk dalam penanganan penyakit kusta.
Arif menyampaikan, sebelumnya terdapat 13 penderita kusta yang tercatat.
Setelah berbagai upaya penanganan dilakukan, kini jumlah penderita yang masih menjalani perawatan disebut tinggal satu orang. Tak berhenti di sana, Arif juga menyimpan mimpi besar untuk menjadikan Desa Krasak sebagai desa wisata.
Potensi persawahan dan perkebunan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat ingin dikembangkan menjadi kawasan wisata yang memiliki daya tarik tersendiri.
Konsep tersebut bahkan mulai dibayangkan, mulai dari jalur penghubung antarsaung di tengah persawahan, saung bergaya joglo, hingga fasilitas kolam renang.
Meski masih berupa gagasan yang membutuhkan proses panjang, Arif berharap konsep tersebut suatu hari dapat direalisasikan dan menjadi salah satu potensi ekonomi baru bagi masyarakat Desa Krasak.
Pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat tersebut pun menjadi pelecut semangat bagi Arif bersama jajaran Pemerintah Desa Krasak untuk terus berbenah dan berinovasi.
Arif meyakini, mewujudkan Desa Krasak menjadi desa yang lebih maju dan sejahtera bukanlah sesuatu yang mustahil. Kuncinya, kata dia, adalah niat yang tulus, kemauan bekerja keras, serta komitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat.




