Gelar TFG Bareng Kakorlantas, Polda Jabar Matangkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa

JABAR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 di ruas Tol Trans Jawa. Melibatkan tujuh Polres penyangga, kepolisian telah memetakan titik krusial rekayasa lalu lintas yang akan dimulai dari Kilometer (Km) 47 hingga Km 70 di wilayah hukum Jawa Barat.

Persiapan ini dimatangkan melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin langsung oleh Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, pada Kamis (5/3/2026).

Kolaborasi Tujuh Polres Penyangga

Bacaan Lainnya

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan pengamanan tahun ini terletak pada sinkronisasi antarwilayah. Sebanyak tujuh polres di sepanjang jalur Tol Trans Jawa wilayah Jabar akan bekerja dalam satu komando yang terintegrasi.

“Di wilayah hukum Polda Jabar, ada tujuh polres yang terlibat aktif dalam pengamanan Tol Trans Jawa. Kolaborasi ini memastikan setiap pergerakan arus terpantau dan tertangani secara cepat,” ujar Kombes Pol. Raydian Kokrosono.

Skema Berlapis: Dari Contraflow Hingga One Way Nasional

Berdasarkan hasil simulasi TFG, Ditlantas Polda Jabar telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas yang bersifat dinamis. Rekayasa ini akan diterapkan mulai dari Km 47 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga ke arah Gerbang Tol Pejagan.

Beberapa skema yang disiapkan meliputi:

Bangkitan Bertahap: Pengaturan volume kendaraan secara mengalir.

Contraflow Sepenggal: Penambahan lajur di titik-titik kepadatan tertentu.

One Way Nasional: Penerapan jalur satu arah secara nasional maupun lokal (sepenggal).

Optimalisasi Lajur: Pengaturan penggunaan lajur satu hingga tiga untuk memaksimalkan kapasitas jalan.

“Seluruh mekanisme rekayasa berada di bawah kendali tunggal Kakorlantas Polri. Semua Standard Operasional Prosedur (SOP) dan arahan pusat wajib dipatuhi dan dilaksanakan secara presisi di lapangan,” tegas Dirlantas.

Selain jalur tol, Polda Jabar juga memberikan perhatian serius pada jalur arteri Selatan (Priangan Timur) dan jalur wisata Puncak, Bogor. Mengingat jalur Puncak selalu menjadi primadona saat libur Lebaran, kepolisian telah menyiapkan skenario khusus yang telah teruji dalam pengamanan akhir pekan rutin.

“Skenario Puncak sudah sering kami laksanakan setiap weekend. Dengan pengalaman tersebut, kami optimis pelaksanaan pengamanan di jalur wisata dan arteri akan jauh lebih baik dan lancar pada Lebaran nanti,” pungkas Kombes Pol. Raydian.

Dengan matangnya persiapan teknis dan taktis ini, Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini mengenai jadwal rekayasa lalu lintas agar perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih nyaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *