MATA-PERISTIWA.ID – PALANGKARAYA – Gelaran balap motor bergengsi Drag Bike Gubernur Cup Kalimantan Tengah (Kalteng) baru saja usai. Kompetisi ketat ini menyisakan banyak cerita perjuangan dari para pembalap tanah air. Minggu (24/05/2026).
Salah satu sorotan utama pada skuad CMS Group Cempaka kali ini tertuju pada duo pembalap muda berbakat asal Sampit, yakni Riyandy (24 tahun) dan sang adik, Rama (20 tahun).
Meskipun kali ini mereka belum berhasil membawa pulang trofi juara, raut kekecewaan sama sekali tidak tampak pada wajah kedua pembalap tangguh ini. Baginya, lintasan sirkuit bukan sekadar tempat berburu piala, melainkan medan ujian untuk mengasah mental dan kemampuan.
Riyandy dan Rama, yang juga merupakan putra kandung dari jurnalis media mata-peristiwa.id, menunjukkan kedewasaan luar biasa dalam menanggapi hasil balapan.
Mereka percaya betul bahwa kegagalan di ajang Gubernur Cup Kalteng ini bukanlah akhir dari segalanya.
Sebaliknya, momen ini menjadi bahan evaluasi penting dan awal dari langkah panjang menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
Dukungan Penuh dari Skuad dan Keluarga Besar Redaksi
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh duo pembalap Sampit ini memantik simpati dan apresiasi yang luar biasa, terutama dari tempat sang ayah mengabdi.
Hubungan emosional yang erat membuat jajaran pengurus media ini ikut memasang badan untuk memberikan dorongan moral.
“Kami dari Pengurus Redaksi mata-peristiwa.id akan terus mendukung penuh perjuangan Riyandy dan Rama. Bakat, kerja keras, dan mentalitas pantang menyerah yang mereka miliki adalah modal utama seorang juara sejati. Kami bangga atas perjuangan mereka di lintasan,” ungkap perwakilan Pengurus Redaksi mata-peristiwa.id dalam rilis resminya.
Dukungan dari CMS Group Cempaka dan Redaksi mata-peristiwa.id diharapkan mampu menjadi bahan bakar semangat baru bagi Riyandy dan Rama. Mengingat usia mereka yang masih sangat muda—24 dan 20 tahun—jalan karier di dunia balap motor masih terbuka sangat lebar.
Kekalahan hari ini adalah guru terbaik. Dengan evaluasi teknis pada kendaraan serta latihan fisik yang lebih intensif, duo pembalap muda kebanggaan Sampit ini siap kembali mengaspal dan menggebrak podium di kejuaraan-kejuaraan berikutnya. (MMP)












