GARUT, MATA-PERISTIWA.ID – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menggelar aksi bakti sosial kemanusiaan. Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat mengunjungi para Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Garut, Senin (15/6/2026).
Kegiatan kepedulian sosial ini berlangsung di Kampung Mariuk RT 02 RW 06, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja terpusat Kapolda Jabar di wilayah hukum Polres Garut.
Pada kesempatan itu, Kapolda Jabar menyerahkan paket bantuan secara simbolis kepada para relawan SPPG. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian tulus mereka dalam mendukung program perbaikan gizi masyarakat.
“Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan suntikan semangat serta motivasi. Kami ingin para relawan terus konsisten berkontribusi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan ini,” ujar perwakilan humas di lokasi acara.
Tinjau Dapur Operasional SPPG demi Optimalisasi Gizi Balita
Selain menyerahkan paket bantuan sosial, Irjen Pol. Rudi Setiawan juga meninjau langsung operasional dapur dan ruang pelayanan SPPG. Langkah pengecekan ini bertujuan memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran.
Peninjauan langsung ini difokuskan pada tiga aspek operasional utama:
-
- Standardisasi Menu: Memastikan komposisi makanan pemenuhan gizi seimbang sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
- Higienitas Pengolahan: Memantau proses memasak para relawan agar tetap bersih dan steril.
- Sistem Distribusi: Mengevaluasi alur penyaluran makanan ke rumah-rumah warga prasejahtera.
Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Korps baju cokelat tidak hanya fokus menjaga keamanan, tetapi juga aktif bergerak di bidang perlindungan kesehatan warga.
Sinergi yang solid antara Polri, Bhayangkari, dan para relawan kemanusiaan diharapkan terus menguat. Kolaborasi berkelanjutan ini menjadi modal utama dalam mendongkrak indeks kualitas hidup serta menekan angka stunting anak di Kabupaten Garut.








