​Akselerasi Kesejahteraan, TP PKK Tapanuli Utara Gelar Monitoring 10 Program Pokok di Desa Sipultak

TAPANULI UTARA, SUMUT || mata-peristiwa.id – Dalam upaya akselerasi pembangunan berbasis keluarga, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat br. Purba, yang diwakili oleh Staf Ahli TP PKK, Ny. Lisa Deni Lumbantoruan br. Malau, memimpin langsung kegiatan Monitoring Desa Percontohan 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026. Kegiatan strategis yang berpusat di Desa Sipultak, Kecamatan Pagaran, pada Rabu (17/6/2026) ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum krusial dalam mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program demi kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

​Kegiatan monitoring ini mencerminkan sinergitas lintas sektor yang luar biasa, dengan dihadiri oleh jajaran Perangkat Daerah, Pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan, hingga tingkat Desa. Turut hadir Camat Pagaran, Kepala Desa Sipultak, tenaga kesehatan, serta elemen masyarakat mulai dari lansia hingga anak-anak yang berkomitmen penuh mendukung keberhasilan program nasional tersebut.

​Dalam arahannya, Ny. Lisa Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa monitoring di Desa Sipultak merupakan bagian dari langkah taktis untuk memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK serta mendorong optimalisasi pemberdayaan keluarga di akar rumput. Salah satu fokus utama dalam agenda monitoring tahun ini adalah penguatan data Dasawisma. Menurutnya, akurasi dan pemutakhiran data Dasawisma merupakan landasan fundamental dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran, mulai dari intervensi peningkatan kesehatan keluarga, penguatan ketahanan pangan, hingga strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

​Lebih lanjut, pihak TP PKK Tapanuli Utara terus mendorong akselerasi program pada masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) agar berjalan secara berkesinambungan. Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penguatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan UMKM, pengembangan literasi keluarga, serta pemanfaatan pekarangan sebagai lumbung pangan mandiri. Selain itu, penguatan fungsi Posyandu dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi prioritas utama demi mewujudkan visi besar Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *