CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Seorang pria berinisial (55), yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Lingkungan Karang Okas, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, pada Rabu (1/7/2026). Korban diduga kuat meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Awal Penemuan
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga setempat yang menyadari bahwa pria tersebut tidak terlihat beraktivitas selama dua hari terakhir. Terakhir kali tetangga melihat korban pada Senin (29/6/2026) pagi. Merasa khawatir, pengurus lingkungan setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Olah TKP dan Evakuasi
Menerima laporan warga, personel Polres Ciamis yang dipimpin Pamapta III, Ipda Andri Andriana, bersama Tim Inafis dan piket Reskrim segera mendatangi lokasi kejadian. Saat ditemukan, rumah dalam kondisi terkunci rapat dari dalam. Dengan bantuan keluarga, pintu utama berhasil dibuka menggunakan kunci cadangan.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang di tempat tidur. Setelah pemeriksaan awal, kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelas Ipda Andri.
Riwayat Kesehatan
Petugas kepolisian mendapati sejumlah obat-obatan di sekitar area dapur dan kamar korban. Informasi dari warga dan pihak keluarga menguatkan dugaan bahwa korban memang tengah menjalani pengobatan rutin.
Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan stroke ringan yang dideritanya sejak tahun 2021. Selama ini, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut, sementara anaknya berdomisili di Tasikmalaya.
Kesaksian Warga
Ketua RT setempat, Karmin, menuturkan bahwa korban dikenal sebagai pribadi yang baik. Warga sempat menaruh curiga karena korban tidak menampakkan diri selama dua hari berturut-turut.
“Tidak ada kejanggalan. Korban memang diketahui punya riwayat penyakit jantung dan stroke. Saat ditemukan pun posisinya sedang tidur,” ujar Karmin.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke RSUD Ciamis untuk menjalani visum medis. Pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.***HD***





