Presiden Prabowo Subianto Dorong BP Batam Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

BATAM, MATA-PERISTIWA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi Batam sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam di kediaman pribadinya beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Deputi Investasi Fary Djemy Francis, serta Deputi Infrastruktur Mouris Limanto.

Batam sebagai Pilot Project Agenda Nasional

Presiden memberikan arahan agar Batam menjadi model implementasi agenda nasional yang berfokus pada hilirisasi, industrialisasi, serta deregulasi. Fokus utama pemerintah adalah membangun keunggulan kompetitif Batam melalui kepastian hukum, kecepatan pelayanan, serta penyediaan infrastruktur berstandar global.

“Batam harus mampu menjadi simpul logistik nasional yang terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, hingga jaringan pelayaran dunia,” tegas Presiden.

Modernisasi pelabuhan menjadi salah satu agenda prioritas guna menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia dalam rantai pasok global.

Reformasi Tata Kelola dan Investasi

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melaporkan bahwa penguatan regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025 telah terbukti mempercepat proses perizinan dan memberikan kepastian bagi investor.

“Melalui berbagai reformasi, BP Batam menargetkan Batam sebagai kawasan yang lebih produktif dan kompetitif, yang nantinya akan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” ujar Amsakar dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan komitmen tata kelola melalui digitalisasi Land Management System (LMS). “Langkah ini untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kepercayaan investor terhadap kepastian hukum lahan di Batam,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Tren Investasi Melonjak Signifikan

Berdasarkan data yang dipaparkan Deputi Investasi Fary Djemy Francis, investasi di Batam menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif:

  • Tahun 2025: Investasi mencapai Rp69,3 triliun.

  • Triwulan I 2026: Investasi tercatat sebesar Rp17,48 triliun, melonjak 102,85 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Fokus investasi kini semakin beralih ke sektor bernilai tambah tinggi seperti elektronik, mesin, energi, dan pusat data. Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo berencana mengoordinasikan langkah lintas kementerian dan lembaga untuk segera menyelesaikan isu strategis, termasuk harmonisasi regulasi dan akselerasi pembangunan pelabuhan internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *