Lahan Kosong Seluas 1 Hektare di Pacet Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Sebelum Merembet ke Pesantren

BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Kebakaran terjadi di lahan kosong seluas kurang lebih 1 hektare di Kampung Gunung Manik RT 004/RW 008, Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kebakaran tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran karena lokasi lahan yang terbakar berdampingan dengan Pondok Pesantren Darus’Saadah. Api pertama kali diketahui oleh sejumlah santri dan santriwati yang berada di sekitar pondok pesantren.

Saat melihat kobaran api, para santri langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan merembet ke area Pondok Pesantren Darus’Saadah.

Kebetulan, personel Polsek Pacet bersama Kepala Desa Nagrak beserta jajaran sedang berada di sekitar lokasi akibat adanya penanganan kejadian kebakaran sebelumnya yang lokasinya berdekatan. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

Dengan dibantu masyarakat dan para santri, personel Polsek Pacet serta Pemerintah Desa Nagrak bersama jajaran, api akhirnya berhasil dipadamkan. Area yang terbakar diketahui berupa rumput dan ilalang di lahan kosong.

Lahan tersebut diketahui milik Robi yang berdomisili di Cimahi. Hingga proses penanganan dilakukan, belum diketahui secara pasti penyebab awal munculnya api.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban materi. Petugas memastikan kebakaran tidak sampai merembet ke bangunan Pondok Pesantren Darus’Saadah yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Desa Nagrak Ujang Suparman mengatakan, penanganan dilakukan bersama-sama setelah kebakaran diketahui warga dan para santri.

Bacaan Lainnya

“Api berhasil dipadamkan berkat bantuan masyarakat, para santri, kepolisian, serta jajaran Pemerintah Desa Nagrak,” ujarnya.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *