Polsek Lakbok Dorong Sinergitas PT Bantardawa dan Masyarakat, Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif

Ciamis, mata-peristiwa.id – Polres Ciamis melalui Polsek Lakbok terus berperan aktif dalam membangun komunikasi dan sinergitas antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Lakbok. Hal tersebut diwujudkan melalui kehadiran Kapolsek Lakbok dalam kegiatan silaturahmi dan perkenalan manajemen baru PT Perkebunan Karet Bantardawa Putra Utama, yang sekaligus menjadi forum untuk membangun komunikasi serta mencari langkah bersama dalam mencegah potensi terjadinya gesekan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (05/09/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Warung Kopi KAJINE, Desa Sukanagara, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis. Pertemuan dihadiri sejumlah unsur terkait, di antaranya Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono, S.H., Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto, perwakilan Koramil 1315, perwakilan Kecamatan Lakbok, Camat Purwadadi, jajaran manajemen PT Perkebunan Karet Bantardawa Putra Utama, pemerintah desa, personel Polsek Lakbok, perwakilan kelompok masyarakat serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi tetap terbuka antara pihak perusahaan dan masyarakat. Polri mendorong agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas perkebunan dapat dibicarakan secara bersama-sama dengan mengedepankan musyawarah, komunikasi dan penyelesaian yang tidak menimbulkan konflik.

Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen PT Bantardawa Putra Utama menyampaikan sejumlah program yang direncanakan, di antaranya upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, optimalisasi tanaman karet sesuai HGU, penanaman tanaman rempah secara bertahap, pemetaan dan pembagian blok lahan serta pengembangan kemitraan dengan petani.

Pihak perusahaan juga menyampaikan rencana kemitraan dengan masyarakat melalui dukungan penyediaan lahan, pupuk, bibit dan kebutuhan lainnya. Hasil produksi dari kemitraan tersebut nantinya akan dibeli oleh pihak perusahaan, dengan pembiayaan yang disiapkan mulai dari tahap persiapan lahan hingga perawatan tanaman.

Kasat Reskrim Polres Ciamis dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan penyelesaian secara musyawarah dan pendekatan Restorative Justice (RJ) dalam menangani persoalan yang terjadi di lingkungan perkebunan sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang penyelesaian yang mengedepankan kepentingan bersama dan menjaga hubungan baik antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M. Si., melalui Kapolsek Lakbok IPTU Tri Widiyanto, menyampaikan bahwa kepolisian mendorong adanya komunikasi yang terbuka antara pihak PT Bantardawa Putra Utama dengan masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai program perusahaan perlu disampaikan secara jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan persoalan kamtibmas.

“Yang paling ditunggu masyarakat adalah tindak lanjut nyata dari pihak perusahaan. Karena itu, kami mendorong agar komunikasi dan sosialisasi terus dilakukan sehingga masyarakat memahami program yang akan dijalankan. Kami tidak menginginkan adanya gesekan antara pihak perusahaan dengan warga masyarakat,” ujar IPTU Tri Widiyanto.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Lakbok menambahkan bahwa kepolisian siap menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman melalui komunikasi dan koordinasi bersama seluruh pihak. Setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan musyawarah serta mencari solusi yang dapat diterima dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam forum tersebut juga disampaikan pentingnya pelaksanaan program perusahaan secara nyata dan berkelanjutan. Pemerintah Kecamatan Purwadadi berharap program yang telah dirancang dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga kepercayaan dan keharmonisan antara perusahaan dengan warga dapat semakin terbangun.

Polri juga mendorong pihak perusahaan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait status dan pengelolaan lahan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru. Komunikasi secara langsung dan berkesinambungan dinilai penting untuk mencegah berkembangnya kesalahpahaman yang dapat mengganggu hubungan antara masyarakat dan perusahaan.

Salah seorang perwakilan masyarakat menyambut baik adanya forum silaturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan yang menghadirkan unsur kepolisian, pemerintah, perusahaan dan masyarakat dapat menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencari jalan keluar secara bersama-sama.

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus dilakukan. Masyarakat ingin mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai program perusahaan dan bagaimana tindak lanjutnya, sehingga ke depan tidak terjadi kesalahpahaman dan hubungan dengan pihak perusahaan bisa semakin baik,” ungkap salah seorang perwakilan masyarakat.

Polres Ciamis melalui Polsek Lakbok berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas dengan mengedepankan langkah preventif, komunikasi dan sinergitas seluruh pihak. Kepolisian juga mengajak perusahaan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur komunikasi dan musyawarah.

Kegiatan silaturahmi dan perkenalan manajemen baru PT Perkebunan Karet Bantardawa Putra Utama tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Polres Ciamis berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat antara perusahaan, masyarakat dan pemerintah sehingga program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa mengganggu stabilitas keamanan.

Harkamtibmas, Polres Ciamis, Polda Jabar

( HD )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *