KOTA BANDUNG, mata-peristiwa.id – Pemerintah Kota Bandung mendorong peran guru sebagai pembimbing dan inspirator bagi Generasi Z di tengah perkembangan teknologi untuk membentuk siswa yang percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan 3/5/2026.
Perubahan pola belajar di era digital membuat siswa tidak lagi bergantung sepenuhnya pada guru sebagai sumber informasi karena akses pengetahuan tersedia luas melalui internet.
Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa menyaring informasi yang relevan dan kredibel sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.
Pendekatan komunikasi yang terbuka dan empatik menciptakan suasana belajar nyaman sehingga siswa lebih aktif dan mudah memahami materi.
Siswa juga membutuhkan guru sebagai motivator yang mampu membangun karakter, kejujuran, serta kedisiplinan sebagai bekal kehidupan.
“Satu pesan guru yang paling diingat adalah bahwa kita harus selalu jujur dan disiplin karena dengan begitu kita akan jauh lebih baik dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Biqi, mahasiswa Universitas Pasundan.
Mahasiswa lain, Bunga menyampaikan, pesan guru mendorong dirinya untuk terus berkembang tanpa membandingkan diri dengan orang lain.
“Kamu tidak harus jadi yang terbaik, tapi jadilah yang lebih baik dari yang kemarin,” ujar Bunga.
Pesan tersebut memberi dampak langsung bagi siswa dalam membangun kepercayaan diri dan mengurangi rasa insecure di lingkungan pendidikan.
Peran guru yang adaptif, komunikatif, dan inspiratif menjadi kunci dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan.
Pemerintah Kota Bandung menilai transformasi ini sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan generasi muda di era digital.
Gapura Jabar: 04/05/2026












