MATA-PERISTIWA.ID | BANDUNG — Persib Bandung berada di ambang sejarah besar pada akhir musim BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut kini hanya membutuhkan satu poin lagi pada laga pamungkas untuk memastikan gelar juara resmi runtuh ke Kota Kembang.
Kemenangan krusial atas PSM Makassar membuat posisi Persib semakin kokoh dan nyaman di puncak klasemen. Di sisi lain, hasil imbang yang diraih oleh sang rival terdekat, Borneo FC Samarinda, membuat peluang juara mereka semakin menipis sekaligus melapangkan jalan bagi anak-anak Bandung.
Bojan Hodak Minta Pemain Tetap Membumi
Meski situasi di papan atas sangat menguntungkan, internal Persib memilih untuk tidak terlena sedikit pun. Tim asuhan Bojan Hodak dipastikan tetap menjaga fokus penuh menjelang laga terakhir yang akan menjadi penentu takhta musim ini.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan bahwa tim pelatih telah mengunci rapat pintu euforia. Hingga detik ini, belum ada suasana perayaan apa pun di dalam ruang ganti Pangeran Biru.
“Kami belum memenangkan apa pun. Seluruh pemain diminta untuk tetap bekerja keras di lapangan demi memastikan target juara benar-benar tercapai,” ujar Igor Tolic dengan nada tegas.
Bandung Bersiap Biru, Skema Konvoi Mulai Digodok
Sementara para penggawa Maung Bandung fokus mematangkan taktik di lapangan hijau, atmosfer di luar stadion justru sudah mulai membara. Gelombang antusiasme dari jutaan Bobotoh di berbagai penjuru Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, sudah tidak terbendung lagi.
Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah kelompok suporter bersama unsur kewilayahan mulai melakukan komunikasi intensif untuk mempersiapkan skema konvoi juara. Jika satu poin penentu berhasil diamankan, Kota Bandung dipastikan akan berubah menjadi lautan biru.
Beberapa titik sentral seperti area Gedung Sate, Flyover Pasupati, hingga seputaran Jalan Asia-Afrika diprediksi akan menjadi jalur utama pawai kemenangan. Kendati demikian, pihak kepolisian dan koordinator suporter terus mengimbau agar seluruh masa aksi konvoi nantinya tetap menjaga ketertiban umum dan mematuhi rambu lalu lintas agar perayaan sejarah ini berjalan kondusif. (MP/HD/Red)












