Ciamis, mataperistiwa.id – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, jajaran Sat Samapta Polres Ciamis melaksanakan patroli dialogis di wilayah rawan gangguan keamanan, khususnya di kawasan SP 4 Yogya Ciamis pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai (07/04/2026).
Kegiatan patroli tersebut melibatkan tiga personel Unit Patroli Sat Samapta, yakni Brigadir Havizh, Bripda Agum, dan Bripda Ikbal, dengan dukungan sarana prasarana berupa kendaraan patroli R4 Nissan Almera, perlengkapan pengamanan seperti rompi anti peluru, rompi gatur, alat pemadam api ringan, serta road blocker guna menunjang kelancaran tugas di lapangan.
Patroli dialogis ini difokuskan pada wilayah yang dianggap rawan terhadap tindak kejahatan, premanisme, serta objek vital yang memerlukan pengawasan intensif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat menjadi langkah preventif untuk menekan potensi tindak kriminal sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga aktif menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati terhadap berbagai potensi gangguan keamanan serta segera melapor apabila menemukan hal yang mencurigakan.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta Polres Ciamis Zezen Zaenal Muttaqin menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih terbuka dalam menyampaikan informasi serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran polisi di lapangan juga dinilai mampu memberikan efek pencegahan terhadap niat pelaku kejahatan.
Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin tersebut karena dinilai memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya di lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Warga merasa lebih tenang dalam beraktivitas dengan adanya kehadiran aparat kepolisian yang siaga di lapangan.
( HD )


