Cilengkrang – Pendekatan humanis terus dilakukan jajaran Polsek Cileunyi, Polresta Bandung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang dikemas santai namun sarat makna, seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cilengkrang, Aiptu Ahmad Muhtar.
Bertempat di Posyandu Pasirangin RT 02/07, Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Aiptu Ahmad Muhtar tampak akrab berkumpul bersama ibu-ibu kader Posyandu. Dalam suasana penuh kehangatan, ia menyampaikan sosialisasi terkait bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang saat ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Rabu (29/4/2026)
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan perdagangan orang yang kerap menyasar kelompok rentan.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Ahmad Muhtar menjelaskan secara sederhana dan mudah dipahami mengenai apa itu TPPO, bagaimana modus operandi pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
“Ibu-ibu memiliki peran penting dalam menjaga keluarga. Dengan mengetahui ciri-ciri dan modus TPPO, diharapkan bisa lebih waspada, terutama terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan dengan gaji tinggi tanpa melalui prosedur resmi. Selain itu, penting untuk selalu memastikan kejelasan identitas pihak yang menawarkan pekerjaan serta legalitas penyalur tenaga kerja.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan Posyandu ini pun disambut antusias oleh para kader. Selain mendapatkan pengetahuan baru, mereka juga merasa lebih dekat dengan aparat kepolisian yang hadir langsung memberikan edukasi.
Para kader Posyandu pun diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi ini kepada masyarakat luas, khususnya di lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan sosialisasi seperti ini dinilai efektif karena dilakukan langsung di tengah aktivitas masyarakat, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipahami.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. melalui Kapolsek Cileunyi Akp Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong jajaran Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk TPPO.
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam menekan angka kejahatan, dan hal itu bisa terwujud jika masyarakat memiliki pengetahuan serta kesadaran yang cukup.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin paham dan tidak mudah menjadi korban kejahatan perdagangan orang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi praktik TPPO di lingkungan sekitar.
“Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan potensi kejahatan dapat ditekan dan lingkungan tetap aman serta kondusif.” pungkas Kapolsek Cileunyi












