Dedikasi Jurnalisme Lapangan hingga Menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Mata Peristiwa

MATA-PERISTIWA.ID – Dalam kancah media digital di Jawa Barat, nama Heri Herdiana—atau yang lebih populer dengan sapaan Erik Huis—dikenal sebagai sosok jurnalis yang memiliki integritas tinggi dan jaringan yang luas. Perjalanannya dari media 86news hingga kini menduduki posisi strategis di Mata Peristiwa merupakan bukti dedikasi panjang dalam dunia pers.

Meniti Karier di 86news

Kiprah Erik Huis mulai dikenal publik saat ia bergabung dengan media 86news. Selama bertugas di sana, Erik dikenal sebagai jurnalis yang sangat aktif melakukan peliputan di lapangan, khususnya di wilayah Priangan Timur seperti Ciamis dan sekitarnya.

Gaya jurnalismenya yang lugas dan berani dalam menyuarakan fakta menjadikannya jurnalis yang disegani. Ia tidak hanya sekadar meliput peristiwa, tetapi juga aktif membangun kemitraan yang baik dengan instansi pemerintah, TNI, dan Polri, yang menjadi fondasi kuat bagi kredibilitas karyanya.

Transformasi dan Bergabung ke Mata Peristiwa

Langkah besar dalam karier Erik terjadi saat ia memutuskan untuk bergabung dengan Mata Group Official yang menaungi media Mata Peristiwa. Kehadirannya di media yang didirikan oleh Agus Wahyudin (Agus Eot) ini membawa warna baru bagi tim redaksi.

Berkat pengalaman dan rekam jejaknya yang mumpuni, Erik Huis tidak membutuhkan waktu lama untuk dipercaya memegang tanggung jawab besar. Berdasarkan struktur redaksi terbaru di Mata Peristiwa, ia kini menjabat sebagai:

    • Wakil Pemimpin Redaksi: Mendampingi Agus Wahyudin dalam mengelola kebijakan redaksional di tingkat pusat.
    • Kepala Biro (Kabiro) Ciamis: Memastikan jangkauan berita di wilayah Priangan Timur tetap tajam dan akurat.

Bacaan Lainnya

Gaya Kepemimpinan dan Jurnalisme

Sebagai Wakil Pemimpin Redaksi, Erik Huis dikenal sangat disiplin dalam menjaga marwah profesi. Ia sering menekankan pentingnya kode etik jurnalistik kepada para reporter di bawah naungannya. Bagi Erik, jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan bentuk pengabdian untuk memberikan informasi yang mengedukasi dan mencerahkan masyarakat.

Keberhasilannya bertransformasi dari jurnalis lapangan menjadi pucuk pimpinan media menunjukkan bahwa ketekunan dan kemauan untuk terus belajar adalah kunci sukses di era disrupsi informasi ini.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *