Aksi Nyata Lucky Hakim: Turun ke Sungai, Pimpin Langsung Pembersihan Sampah di Krangkeng

Aksi Nyata Lucky Hakim: Turun ke Sungai, Pimpin Langsung Pembersihan Sampah di Krangkeng

Indramayu, mata-peristiwa.id – Tak sekadar memberi perintah dari balik meja, Bupati Indramayu Lucky Hakim menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung ke dalam air.

Bersama ratusan warga, orang nomor satu di Indramayu ini memimpin aksi gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat Sungai Pamengkang, Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026).

Sungai Pamengkang yang merupakan aliran sekunder vital di wilayah tersebut sebelumnya dipenuhi hamparan sampah domestik. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan ancaman banjir akibat tersumbatnya arus air.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Lucky Hakim tanpa ragu ikut kotor-kotoran di sepanjang aliran sungai untuk mengurai dan mengangkut material sampah.

Kehadiran langsung sang bupati di lapangan sontak membakar semangat dan antusiasme warga Krangkeng untuk bahu-membahu membersihkan lingkungan mereka.

Aksi Nyata Lucky Hakim: Turun ke Sungai, Pimpin Langsung Pembersihan Sampah di Krangkeng

“Kegiatan gotong royong ini adalah langkah taktis kita untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah potensi banjir. Namun, yang paling krusial adalah membangun kesadaran bersama,” ujar pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu di sela-sela aksi.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan ke aliran sungai demi menjaga kelestarian ekosistem dan kelancaran pasokan air.

Aksi bersih-bersih ini dipastikan tidak akan menjadi gerakan seremonial satu kali saja. Pemkab Indramayu berkomitmen untuk menggelar agenda serupa secara berkala. Kendati demikian, kunci utama keberhasilan program ini tetap berada di tangan masyarakat, di mana kesadaran menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri adalah benteng utama agar wilayah Krangkeng tetap bersih, sehat, dan nyaman dihuni.

Bacaan Lainnya

(Rendi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *