LAZISNU Indramayu Gelar Pelatihan JULEHA, Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Sesuai Syariat dan Standar SKKNI

INDRAMAYU, mata-peristiwa.id — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) bersama Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kabupaten Indramayu menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Bersertifikat SKKNI. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada Sabtu–Minggu, 23–24 Mei 2026, bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Indramayu.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas serta kompetensi para juru sembelih halal di wilayah Kabupaten Indramayu. Dengan mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Juru Sembelih Yang Profesional, Amanah dan Sesuai Syari’at”, acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai Rumah Potong Unggas (RPU) dan perwakilan DKM masjid di sejumlah kecamatan, termasuk Kedokanbunder, Indramayu, Jatibarang, Gabuswetan, Patrol, dan Haurgeulis.

Cetak Juru Sembelih Syar’i dan Profesional

Ketua Panitia kegiatan, Maftukhin, S.Th.I, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan mencetak juru sembelih halal yang memahami standar syariat Islam sekaligus memenuhi kompetensi profesional sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta tidak hanya memahami tata cara penyembelihan secara syar’i, tetapi juga mampu menerapkan standar kebersihan, keamanan pangan, dan profesionalitas kerja,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Indramayu, K.H. Ahmad Baedhowi Bilal. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya keberadaan juru sembelih halal yang kompeten di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk yang terjamin kehalalannya.

“Juru sembelih halal memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya terhadap kualitas daging yang dihasilkan, tetapi juga terhadap aspek syariat dan amanah umat,” tutur K.H. Ahmad Baedhowi Bilal.

Bacaan Lainnya

Pendalaman Teori hingga Praktik Lapangan

Pelaksanaan pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama untuk memastikan materi terserap dengan baik oleh peserta:

    • Hari Pertama: Peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai fiqih penyembelihan halal, standar halal, higienitas, kesejahteraan hewan (animal welfare), hingga prosedur teknis penyembelihan sesuai ketentuan syariat dan regulasi resmi.
    • Hari Kedua: Peserta mengikuti praktik langsung penyembelihan halal dengan pendampingan intensif dari instruktur berpengalaman guna menguatkan keterampilan teknis di lapangan.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan positif dari seluruh peserta karena dinilai sangat bermanfaat dalam menunjang peningkatan kualitas layanan penyembelihan halal di daerah masing-masing. Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir generasi JULEHA yang profesional, amanah, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi halal di Kabupaten Indramayu.

Rendi***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *