Air Mata Bupati Herdiat Tumpah di “Guyub Muharram”, Pemkab Ciamis Santuni 2.650 Anak Yatim

CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Senin (29/6/2026). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menggelar aksi kemanusiaan akbar bertajuk “Guyub Muharram Miasih Yatim Ciamis Barokah” sebagai wujud nyata kepedulian sosial pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Dalam acara tersebut, sebanyak 2.650 anak yatim yang datang dari seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Ciamis berkumpul untuk menerima santunan.

Sebelum menyampaikan kata sambutan, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengajak seluruh anak yatim yang hadir untuk bersama-sama melantunkan Sholawat Jibril. Gema selawat yang membubung tinggi seketika mengubah suasana menjadi sangat emosional. Momen paling menyentuh terjadi saat Bupati menyampaikan sambutan dengan mata berkaca-kaca, menahan rasa haru yang mendalam.

Muharram Momentum Kasih Sayang Sepanjang Tahun

Dalam pidatonya, Bupati Herdiat mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga karena dapat bertatap muka dan bersilaturahmi langsung dengan anak-anak yatim dari pelosok Ciamis.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama anak-anakku tercinta. Bulan Muharram adalah bulan yang istimewa, bulan kasih sayang. Ini harus menjadi momentum bagi kita semua untuk lebih peduli dan berbagi kepada anak yatim serta kaum dhuafa,” ujar Herdiat dengan suara bergetar.

Beliau menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat. Ia berharap gerakan peduli ini tidak musiman.

“Saya berharap ini tidak hanya di bulan Muharram saja. Sepanjang tahun kita harus terus menyayangi anak yatim dan kaum dhuafa. Insya Allah, jika itu konsisten kita lakukan, kita semua akan mendapatkan keberkahan dan kelak dikumpulkan bersama di surga,” imbuhnya.

Kekuatan Gotong Royong Warga Galuh yang Tak Tercatat APBD

Di sisi lain, Bupati Herdiat memberikan apresiasi tinggi kepada para ulama, ASN, TNI, Polri, serta masyarakat yang terus bahu-membahu membangun daerah. Ia mengakui, meski kemampuan fiskal anggaran daerah Ciamis terbatas, daya swadaya masyarakat sangat luar biasa.

Bacaan Lainnya

“Pendapatan asli daerah (PAD) kita memang kecil, tetapi ada kekuatan besar yang tidak tercatat dalam APBD, yaitu gotong royong masyarakat. Di bidang keagamaan saja, kegiatan Muharraman, Muludan, hingga Rajaban di setiap desa sukses terlaksana lewat swadaya warga. Nilainya sangat besar dan menunjukkan kepedulian luar biasa masyarakat Ciamis,” ungkapnya.

Bupati juga membakar semangat anak-anak yatim agar tidak berkecil hati dan terus mengejar cita-cita setinggi langit.

“Kalian harus punya semangat juang yang tinggi. Belajarlah dengan rajin, mengaji dengan sungguh-sungguh. Sepuluh hingga lima belas tahun ke depan, saya ingin melihat ada di antara kalian yang berdiri di sini menjadi Bupati, Kapolres, Ketua DPRD, maupun pemimpin hebat lainnya,” pesan Bupati memotivasi.

Ikhtiar Spiritual Mengetuk Pintu Langit

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Lili Miftah, menjelaskan bahwa program ini merupakan buah dari komitmen zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang rutin dihimpun dari para ASN serta instansi vertikal di Ciamis setiap bulannya.

“Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga ikhtiar spiritual masyarakat Tatar Galuh untuk mengetuk pintu langit melalui doa-doa anak yatim. Kami meyakini keberkahan suatu daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kuatnya kepedulian sosial,” jelas Lili.

Lili memaparkan kiprah sosial Baznas Ciamis yang terus bergerak masif, mulai dari penyaluran 100 ton beras saat masa pandemi lalu, hingga keberhasilan menghimpun donasi kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp2,7 miliar.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi, menambahkan bahwa 2.650 anak yatim yang hadir merupakan perwakilan terpilih (10 orang per desa/kelurahan) yang difasilitasi penjemputannya oleh pemerintah kecamatan dan desa masing-masing.

Selain penyerahan santunan, acara akbar ini juga diisi dengan tausiyah rohani yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Ciamis, KH Saeful Uyun, untuk mempertebal kecintaan masyarakat terhadap anak yatim. ***HD***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *