Wujud Bakti Nyata, Danrem 052/Wkr Pimpin Khitanan Massal dan Beri Santunan di Pondok Aren

TANGERANG, MATA-PERISTIWA.ID – Komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi sosial nyata. Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., memimpin langsung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Khitanan Massal ke-10 yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial di Yayasan Fajar Qolbi, Pondok Aren, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2026).

Semangat Toleransi dan Kemanunggalan

Kegiatan yang penuh khidmat ini diikuti oleh 93 penerima manfaat, yang terdiri dari 77 peserta khitanan massal, 8 anak yatim, 2 anak piatu, serta 6 anak dari kalangan non-muslim. Keberagaman peserta dalam kegiatan ini menjadi simbol nyata semangat toleransi dan kepedulian sosial yang dijunjung tinggi oleh jajaran Korem 052/Wijayakrama.

TNI Hadir untuk Rakyat

Dalam sambutannya, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Faizal Rizal menegaskan bahwa setiap tetes pengabdian prajurit harus bermuara pada kesejahteraan rakyat. Baginya, TNI memiliki ikatan historis dan emosional yang tidak terpisahkan dengan masyarakat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu mengabdi untuk rakyat. Keberadaan TNI harus membawa dampak positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekelilingnya,” tegas Danrem dalam arahannya.

Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa setiap prajurit dituntut untuk menjadi pelindung sekaligus motor penggerak dalam mengatasi setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing.

Berbagi Kebahagiaan dan Tausiyah

Suasana acara semakin hangat dengan kehadiran Al Ustadz Muhammad Nur Maulana yang memberikan tausiyah penyejuk jiwa kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan, uang saku, serta paket bantuan sosial kepada para penerima manfaat.

Melalui program rutin ini, Korem 052/Wijayakrama kembali memperkokoh semboyan “Bersama Rakyat, TNI Kuat”. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa melalui pendekatan yang humanis dan solutif.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *