Hari Bhayangkara ke-80, Polres Mojokerto Kota Sulap Rumah Pedagang Kelapa Muda Jadi Hunian Layak

MOJOKERTO, MATA-PERISTIWA.ID – Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi berkah tak terduga bagi pasangan suami istri M. Fatoni (Pak Toni) dan Siti Masitah. Warga Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto ini akhirnya bisa bernapas lega setelah rumah mereka selesai direnovasi melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Polres Mojokerto Kota.

Peresmian hunian yang kini tampak kokoh dan bersih tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Kota pada akhir Juni 2026 lalu.

Wujudkan Mimpi di Tengah Keterbatasan

Keseharian Pak Toni yang bekerja sebagai pedagang kelapa muda dengan penghasilan pas-pasan, membuat impian untuk memperbaiki rumah hanyalah angan-angan. Selama bertahun-tahun, ia dan istrinya terpaksa bertahan di rumah yang atapnya kerap bocor saat hujan dan lantai yang sudah rusak parah.

“Kami hanya bisa bersabar. Setiap hujan turun, kami selalu dihantui rasa khawatir rumah akan roboh atau air masuk ke dalam,” ungkap Pak Toni dengan mata berkaca-kaca saat ditemui, Rabu (1/7/2026).

Kini, penantian panjang itu berakhir. Berkat kolaborasi antara Polres Mojokerto Kota, Bhayangkari, dan Pemerintah Kota Mojokerto, rumah Pak Toni berhasil disulap menjadi hunian yang layak hanya dalam waktu 12 hari pengerjaan.

Sinergi Nyata Polri dan Masyarakat

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini adalah bentuk kepedulian nyata Polri yang hadir untuk meringankan beban masyarakat.

“Sinergi antara Polres Mojokerto Kota, Bhayangkari, dan Pemerintah Kota Mojokerto menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar AKBP Herdiawan.

Ia berharap, rumah yang telah diperbarui secara menyeluruh—mulai dari atap, plafon, kamar tidur, hingga kamar mandi—dapat memberikan kenyamanan dan kebahagiaan baru bagi keluarga Pak Toni.

Bacaan Lainnya

Komitmen Berkelanjutan

Kapolres menegaskan, aksi sosial seperti bedah rumah tidak berhenti pada momentum Hari Bhayangkara saja. Pihaknya berkomitmen untuk terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan melalui dukungan dari berbagai pihak, termasuk elemen masyarakat dan instansi terkait.

“Kegiatan sosial ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan. Kami ingin Polri selalu menjadi pelindung, pengayom, dan pemberi solusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Prosesi peresmian tersebut berlangsung hangat dengan dihadiri oleh Wakapolres Mojokerto Kota, para Pejabat Utama (PJU), pengurus Bhayangkari, Lurah Blooto, serta tokoh masyarakat setempat yang turut bersuka cita atas kehidupan baru yang lebih layak bagi keluarga Pak Toni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *