BANDUNG, MATA-PERISTIWA.ID – Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-78 Tahun 2026, Polda Jawa Barat menggelar seminar hybrid bertema “One Police Woman, Extraordinary Impact” di Aula Herman Sudjanadiwirja Polda Jabar, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang diikuti personel Polwan secara tatap muka maupun virtual ini berfokus pada pentingnya menjaga keseimbangan antara tuntutan profesi, kehidupan keluarga, serta kesehatan mental.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan pondasi utama bagi Polwan dalam menjalankan peran strategisnya.
“Polwan memiliki peran yang sangat strategis dalam tugas kepolisian. Kesehatan mental dan kemampuan menjaga keseimbangan hidup menjadi hal penting agar Polwan dapat bekerja profesional, memberikan pelayanan terbaik, sekaligus menjaga keharmonisan keluarga,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Poin Utama Paparan Narasumber Seminar
Seminar ini menghadirkan pakar dan tokoh kepolisian yang mengulas peran Polwan sebagai pilar keluarga sekaligus penegak hukum:
-
Brigjen Pol. Yohanes Ragil Heru Susetyo (Kabiro PSI SSDM Polri): Menegaskan Polwan sebagai tiang peradaban dan “mawar pagar bangsa”. Polwan dituntut tangguh dan berintegritas tanpa mengesampingkan peran utamanya di tengah keluarga.
-
Irjen Pol. (Purn.) Dr. Rinny ST. Wowor, Psikolog: Menyoroti pengelolaan emosi, kesadaran diri (self-awareness), dukungan sosial, serta fleksibilitas dalam menghadapi perubahan sebagai kunci menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja.
-
Roslina Verauli, S.Psi., M.Psi., Psikolog: Menjelaskan bahwa ketangguhan mental (resilience) bukan berarti tidak pernah merasa lelah, melainkan kemampuan mengenali kondisi diri, memulihkan energi, dan tahu kapan harus mencari bantuan.
Mewujudkan “Extraordinary Impact” Bagi Masyarakat
Kombes Pol. Hendra Rochmawan menambahkan, semangat “One Police Woman, Extraordinary Impact” diharapkan memicu motivasi berkelanjutan bagi seluruh Polwan Polda Jabar untuk memberikan kontribusi nyata.
“Dengan merawat diri, menjaga kesehatan mental, dan terus meningkatkan profesionalisme, setiap Polwan dapat memberikan dampak luar biasa bagi institusi Polri, keluarga, dan masyarakat,” tutupnya.




