Anak Demam Pasca Imunisasi? Jangan Panik, Kenali Reaksi Normal dan Cara Penanganannya

Anak Demam Pasca Imunisasi? Jangan Panik, Kenali Reaksi Normal dan Cara Penanganannya

MATA-PERISTIWA.ID – Imunisasi merupakan langkah dalam menjaga kesehatan jangka panjang anak. Namun, tidak jarang orang tua merasa cemas ketika mendapati buah hatinya mengalami demam ringan atau bengkak setelah menerima vaksin. Menanggapi hal tersebut, tenaga kesehatan mengimbau agar orang tua tetap tenang karena kondisi tersebut umumnya merupakan reaksi alami tubuh yang masih bisa ditangani di rumah.

Edukasi mengenai penanganan pasca imunisasi terus digalakkan agar keluarga memahami langkah-langkah medis yang tepat dan tidak merasa khawatir berlebihan.

Bidan UPTD Puskesmas Kujang Sari, Kanti Purwanti S.Keb., Bd., menjelaskan bahwa munculnya efek samping ringan seperti demam, rasa pegal, hingga bengkak di area penyuntikan adalah hal yang normal. Kondisi ini menandakan bahwa tubuh anak sedang merespons vaksin yang disuntikkan untuk membentuk sistem kekebalan.

Sebagai langkah antisipasi, tenaga kesehatan biasanya memberikan penjelasan mendalam kepada orang tua sebelum tindakan penyuntikan dilakukan. Hal ini mencakup kemungkinan reaksi yang akan muncul serta prosedur penanganan mandiri di rumah.

Tips Penanganan Mandiri di Rumah

Onidah memberikan beberapa panduan praktis bagi orang tua jika anak mengalami keluhan pasca imunisasi:

  • Kompres Air Hangat: Gunakan kompres pada area yang mengalami bengkak atau nyeri.
  • Cukupi Kebutuhan Cairan: Pastikan anak banyak minum air putih atau ASI.
  • Lanjutkan Pengobatan: Jika dibekali obat penurun panas oleh petugas, lanjutkan konsumsinya sesuai dosis yang dianjurkan.

“Sebelum pemberian suntikan itu dikasih tahu ke ibunya, ini efeknya ya seperti panas atau bengkak. Penanganannya di rumah dikompres air hangat, banyak minum, obatnya dilanjutkan,” ujarnya pada Selasa (12/5/2026).

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun sebagian besar reaksi bersifat ringan, pemantauan ketat tetap diperlukan selama beberapa jam hingga beberapa hari setelah vaksinasi. Umumnya, demam akibat vaksin akan mereda dalam waktu dua hingga tiga hari.

Namun, orang tua diminta waspada jika kondisi tidak kunjung membaik setelah periode tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kalau tiga hari masih panas, yuk kita konsul ke dokter, takutnya ada infeksi lain. Alhamdulillah selama ini masih bisa ditangani,” tambahnya.

Pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan apabila muncul gejala tambahan yang tidak biasa atau jika kondisi fisik anak terus memburuk.

Masyarakat diingatkan untuk tetap disiplin mengikuti jadwal imunisasi anak karena manfaat perlindungan yang diberikan jauh lebih besar dibandingkan risiko efek samping ringan yang muncul.

Rasti***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *