Lapas Cipinang Lanjutkan Pembinaan KSH, Perkuat Ketenangan dan Pengelolaan Diri Warga Binaan

Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus dorong agar pembinaan kepribadian tidak berhenti pada kegiatan di ruang belajar, tetapi menjadi bekal yang dapat diterapkan Warga Binaan dalam kehidupan sehari-hari, Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan lanjutan bersama Kelompok Sosialisasi Hati (KSH), Rabu (14/10/2026)

Sebanyak 30 Warga Binaan mengikuti pertemuan kedua Batch 2 yang didampingi 13 fasilitator KSH, layanan komunitas dari Natural Way of Living.

Kegiatan diawali refleksi pembelajaran sebelumnya bersama Septiyawan, Petugas Pembinaan Kepribadian, kemudian dilanjutkan dengan latihan mengenali perasaan, mengingat pengalaman membahagiakan, serta merasakan ketenangan dan rasa syukur melalui pendekatan yang santai dan interaktif.

Salah seorang peserta, ALX, mengaku mulai memperoleh pengalaman yang dapat digunakannya untuk menyikapi situasi sehari-hari dengan lebih tenang.

“Saya belajar bahwa ketika menghadapi persoalan, tidak harus langsung terbawa pikiran dan perasaan. Ada cara untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Ini yang ingin saya coba terapkan ketika kembali ke blok,” ungkapnya.

Fasilitator KSH, Restiany, yang juga berprofesi sebagai pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), menilai pengalaman langsung menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga dapat mengingat dan menerapkannya “Yang kami harapkan bukan hanya mereka merasa senang selama kegiatan”.

Ada sesuatu yang dibawa kembali ke blok, seperti kemampuan untuk lebih tenang,mengenali perasaan, dan merespons persoalan dengan lebih baik. Proses sederhana ini perlu terus dilatih dalam keseharian,” ujar Restiany.

Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan pentingnya pembinaan kepribadian yang menyentuh kebutuhan personal Warga Binaan sebagai pelengkap pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pengembangan keterampilan.

Bacaan Lainnya

“Pembinaan harus memberi bekal yang benar-benar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar mengelola diri, membangun sikap positif, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” ujar Dr. Syarpani.

Melalui pendampingan berkelanjutan bersama KSH, Lapas Cipinang memperkuat pembinaan yang berorientasi pada pengalaman dan penerapan, sehingga proses mengenali diri, menumbuhkan rasa syukur, dan membangun ketenangan dapat terus

dilatih di lingkungan hunian maupun menjadi bekal ketika kembali kepada keluarga dan masyarakat. (sta)

 

Sumber : Tim Komunikasi Publik Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *