Cileunyi, mata-peristiwa.id – Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) tetap terjaga pascakenaikan harga BBM non subsidi, Polsek Cileunyi Polresta Bandung menerjunkan personel Unit Intelkam untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh anggota Unit Intelkam Polsek Cileunyi yang berpakaian preman, Aipda M. Solihin, dengan menyambangi sejumlah pedagang di Pasar Sehat Cileunyi yang berada di Kampung Andir RW 16, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Rabu (17/6/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Aipda M. Solihin melakukan dialog langsung dengan para pedagang guna memperoleh informasi terkini terkait perkembangan harga berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus mengecek ketersediaan stok barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga.
Beberapa komoditas yang menjadi perhatian dalam monitoring tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok lainnya yang memiliki pengaruh besar terhadap daya beli masyarakat.
Selain melakukan pendataan harga, petugas juga memantau situasi pasar secara umum guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan barang, permainan harga, maupun potensi kelangkaan komoditas tertentu yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Menurut Aipda M. Solihin, kegiatan monitoring pasar merupakan langkah preventif yang dilakukan kepolisian untuk memastikan kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil serta mengantisipasi dampak lanjutan yang mungkin timbul setelah adanya penyesuaian harga BBM non subsidi.
“Kami melakukan pengecekan secara langsung kepada para pedagang untuk mengetahui perkembangan harga dan stok kebutuhan pokok. Dari hasil monitoring ini nantinya dapat diketahui kondisi riil di lapangan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi apabila ditemukan adanya potensi kelangkaan atau kenaikan harga yang signifikan,” ujarnya.
Dalam dialog dengan para pedagang, sebagian besar menyampaikan bahwa aktivitas jual beli masih berjalan normal dan stok sejumlah kebutuhan pokok masih tersedia. Meski demikian, beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga yang dipengaruhi oleh biaya distribusi dan faktor pasar.
Kehadiran petugas kepolisian di tengah aktivitas pasar juga mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan berharap stabilitas harga serta pasokan barang kebutuhan pokok dapat terus terjaga sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan baik.
Selain itu, petugas turut mengimbau para pedagang agar tidak melakukan praktik yang dapat merugikan konsumen, seperti menaikkan harga secara tidak wajar ataupun menimbun barang demi memperoleh keuntungan berlebih.
Langkah monitoring yang dilakukan Polsek Cileunyi ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat kondisi ekonomi dan ketersediaan kebutuhan pokok memiliki keterkaitan erat dengan situasi kamtibmas di wilayah.
Dengan melakukan pemantauan secara berkala, kepolisian berharap setiap perkembangan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini sehingga langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga berupaya hadir untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif melalui pemantauan terhadap faktor-faktor yang dapat memengaruhi stabilitas masyarakat, termasuk perkembangan harga kebutuhan pokok pascakenaikan BBM non subsidi.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul akibat gejolak harga maupun kelangkaan barang di pasaran,” pungkas Kapolsek Cileunyi.








