Ciamis, mata-peristiwa.id – Polres Ciamis melalui Satuan Samapta terus mengoptimalkan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat dengan melaksanakan patroli pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum Polres Ciamis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Ciamis sebagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar serta mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat, Selasa (07/07/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan oleh Unit Patroli Sat Samapta Polres Ciamis. Personel melakukan pemantauan langsung ke area pasar untuk mengecek perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok sekaligus memastikan stok barang masih tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat memicu kelangkaan maupun kenaikan harga. Selain itu, para penjual juga diimbau membatasi pembelian dalam jumlah besar apabila diperlukan guna mengantisipasi adanya oknum yang berupaya melakukan penimbunan demi keuntungan pribadi.
Hasil pemantauan menunjukkan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Ciamis masih relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp12.500 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, daging sapi Rp150.000 per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, minyak goreng Rp21.000 per kilogram, telur ayam negeri Rp30.000 per kilogram, dan tepung Rp9.000 per kilogram. Sementara itu, ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum Polres Ciamis terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Muttaqin, S.H., M.M., menyampaikan bahwa patroli pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat dari potensi kelangkaan maupun praktik penimbunan. Kehadiran personel kepolisian di pasar diharapkan mampu memberikan rasa tenang kepada masyarakat sekaligus mendorong terciptanya aktivitas perdagangan yang sehat, tertib, dan sesuai ketentuan.
Masyarakat dan para pedagang menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan kepastian mengenai kondisi pasokan bahan pokok di Kabupaten Ciamis. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas perdagangan juga memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa Polri terus hadir mengawal stabilitas kebutuhan pokok demi menjaga kesejahteraan warga.
( HD )





