Respon Video Viral Sampah, 200 Anggota Pramuka Ciamis dan Pangandaran Bersihkan Anak Sungai Ciputrahaji

PANGANDARAN, MATA-PERISTIWA.ID – Sebanyak 200 anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Ciamis bersama Kwarcab Pangandaran merespon cepat tumpukan sampah yang memicu keprihatinan publik di media sosial. Para relawan turun langsung membersihkan anak Sungai Ciputrahaji di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jumat (11/9/2026).

Aksi gotong royong lintas kabupaten ini menyasar anak sungai yang berada tepat di perbatasan antara Desa Purwasari (Kecamatan Banjarsari, Ciamis) dan Desa Sindangjaya (Kecamatan Mangunjaya, Pangandaran).

Personel yang dikerahkan mencakup pengurus Bidang Pengabdian Masyarakat, Lingkungan Hidup, dan Tanggap Bencana, andalan cabang, Pramuka Peduli Galuh Scout Rescue (GSR), pengurus Kwarran Banjarsari, Saka Bhayangkara, Saka Wirakartika, serta didukung Mitra SDA Jawa Barat.

Kegiatan bersih-bersih aliran sungai ini merujuk pada Surat Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat Nomor 811/09-AE tentang Kegiatan Kerja Bakti “Beberesih Selokan”.

Cegah Banjir dan Jaga Kelestarian Ekosistem

Wakil Ketua Bidang Abdimas, LH, dan Tanggap Bencana Kwarcab Ciamis, Yayat Ruhyat (Ki Wira), menjelaskan bahwa aksi spontan ini merupakan respons atas kondisi anak sungai yang sempat viral tergenang sampah.

“Ini langkah nyata Gerakan Pramuka dalam memelihara kebersihan lingkungan, khususnya ekosistem sungai. Selain memicu pencemaran, tumpukan sampah menyumbat debit air dan meningkatkan risiko banjir menjelang musim hujan,” tegas Ki Wira, Jumat (11/9/2026).

Ia menambahkan, aksi pembersihan anak sungai ini melengkapi program pelestarian lingkungan yang diusung Kwarcab Ciamis di bawah kepemimpinan Nanang Permana, seperti Gerakan Nanam Pohon (GNP) di kawasan kritis dan daerah resapan air.

Melalui sinergi antar-kwarcab ini, Gerakan Pramuka berharap kesadaran masyarakat perbatasan dalam menjaga kebersihan sungai dapat meningkat sehingga potensi banjir dan kerusakan lingkungan dapat ditekan.

Bacaan Lainnya

(HD/Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *