CIAMIS, MATA-PERISTIWA.ID – Sukses mengukir prestasi internasional sebagai kota kecil terbersih di tingkat ASEAN pada 2025, Kabupaten Ciamis kini dipercaya menjadi lokus visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXII Tahun 2026 oleh BPSDM Provinsi Jawa Barat.
Penerimaan rombongan peserta berlangsung khidmat di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Selasa (8/9/2026). Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi, hadir langsung menyambut 60 peserta kepemimpinan nasional tersebut.
Penunjukan Ciamis didasari oleh kesesuaian tema pelatihan, yakni “Peran Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif dalam Penguatan Tata Kelola Mitigasi Kerusakan Lingkungan”.
Dalam sambutannya, Sekda Ciamis Andang Firman Triyadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPSDM Jawa Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang diskursus dua arah.
“Kunjungan visitasi kepemimpinan nasional ini kami harapkan menjadi ruang pembelajaran dua arah. Bukan hanya peserta yang belajar dari Ciamis, tetapi Pemkab Ciamis juga mendapat masukan serta gagasan baru dari para peserta,” ujar Andang, Selasa (8/9/2026).
Empat Organisasi Perangkat Daerah Jadi Fokus Kunjungan
Andang menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memberikan data dan pengalaman secara terbuka serta objektif guna mendukung peningkatan mutu tata kelola pemerintahan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat, Dr. Ika Mardiah, M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan membekali para calon pimpinan strategis agar mampu menerapkan kepemimpinan adaptif di instansi masing-masing.
Adapun empat perangkat daerah Kabupaten Ciamis yang ditetapkan sebagai lokasi pengamatan dan studi lapangan meliputi:
-
BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia)
-
DPUTRP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan)
-
DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu)
-
DPRKPLH (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup)
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Ciamis optimis mampu terus melahirkan inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
(HD)




