Sambut Usia Lima Abad Indramayu, Ribuan Jemaah Khusyuk Ikuti “Tugu Bersholawat” di Sliyeg

INDRAMAYU, MATA-PERISTIWA.ID — Dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Darussalam menggelar majelis “Tugu Bersholawat”. Acara berlangsung khidmat dan meriah di Alun-Alun Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan syahdu grup Hadroh Az-Zahra, serta pertunjukan Tari Sufi dari Jagapura, Cirebon. Aksi tarian yang sarat nilai spiritual tersebut menambah kekhusyukan ratusan jemaah yang memadati lokasi.

Puncak acara menghadirkan penceramah dan ulama terkemuka, di antaranya:

  • Gus Aldi (Karawang) — Memimpin gema sholawat.

  • Kyai Jaenudin — Menyampaikan tausiyah keagamaan.

  • Kyai Abdulloh ZR — Memimpin doa penutup dan keselamatan.

Ikhtiar Spiritual Menuju Indramayu REANG 2027

Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mendoakan Kabupaten Indramayu yang akan menyongsong usia ke-500 tahun (lima abad) pada 2027 mendatang.

Melalui majelis sholawat ini, masyarakat mendoakan terwujudnya Indramayu yang Religius, ber-Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG).

Bacaan Lainnya

Ketua DKM Jami Darussalam menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat benteng moral dan kebersamaan warga.

“Momentum PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini kita jadikan sarana meneladani sifat-sifat Rasulullah. Diiringi lantunan Hadroh Az-Zahra, keindahan Tari Sufi Jagapura, pencerahan dari para kiai, serta doa bersama, kita memohon agar Indramayu menyongsong usia lima abad senantiasa dilimpahi keberkahan, masyarakatnya semakin religius, ekonomi kerakyatannya berdaya, serta tercipta iklim yang aman, nyaman, dan gotong royong,” ujarnya.

Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Karakter Umat

Melalui gema “Tugu Bersholawat”, DKM Jami Darussalam berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW terus menginspirasi persatuan warga Desa Tugu khususnya, serta masyarakat Kabupaten Indramayu secara luas.

Pihak DKM berkomitmen untuk terus menjadikan kegiatan keagamaan serupa sebagai agenda rutin demi mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter bagi umat Islam setempat. (MP/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *