Solusi Kurangi Impor Daging, Gapensiska Dorong Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit

Jakarta, Mata-Peristiwa.id – Ketua Umum Gabungan Pelaku dan Pemerhati Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (Gapensiska), Windu Negara, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan sawit menjadi salah satu kunci penting untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor daging sapi. Selasa, (16/6).

Hal itu disampaikan Windu di sela gelaran Indo Livestock 2026 yang berlangsung ramai dan dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

Menurutnya, potensi pengembangan peternakan sapi di Indonesia sangat besar karena didukung sekitar 16 juta hektare lahan kelapa sawit yang tersebar di berbagai wilayah. Sementara itu, Indonesia saat ini masih mengimpor sekitar 30 hingga 40 persen kebutuhan sapi dan daging dari luar negeri.

“Kami melihat bahwa integrasi sapi dan kelapa sawit ini merupakan satu-satunya solusi nyata untuk mencapai swasembada daging nasional,” ujar Windu.

Melalui pameran tersebut, Gapensiska berupaya mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha mengenai konsep, manfaat, serta penerapan sistem integrasi sapi dan sawit.

Windu menjelaskan, terdapat tiga manfaat utama dari sistem tersebut, yakni:

  • Efisiensi biaya pakan karena rumput yang tumbuh di area perkebunan sawit dapat dimanfaatkan langsung sebagai pakan sapi.
  • Pemanfaatan limbah sawit sebagai pakan alternatif, sehingga peternak dapat mengurangi biaya pembelian pakan.
  • Mendorong ekonomi sirkular dan meningkatkan nilai tambah perkebunan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan dan limbah.

Meski dinilai memiliki prospek besar, Windu mengakui tantangan utama saat ini adalah meyakinkan para pemilik perkebunan sawit agar lebih terbuka terhadap pengembangan budidaya sapi di area perkebunan mereka.

Bacaan Lainnya

Melalui Indo Livestock 2026, Gapensiska berharap sinergi antara sektor peternakan dan perkebunan sawit semakin dikenal serta diterima luas oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *